Jumat, 16 April 2010 18:48:11

Asal Muasal Derby d'Italia (2)

Asal Muasal Derby d'Italia (2)

Beritabatavia.com - Berita tentang Asal Muasal Derby d'Italia (2)

Hingga kini, pertandingan dengan skor menyolok 9-1 tetap menjadi kemenangan besar nan fenomenal bagi Juventus dan menjadi kekalahan terburuk Inter di ...

Asal Muasal Derby d'Italia (2) Ist.
Beritabatavia.com - Hingga kini, pertandingan dengan skor menyolok 9-1 tetap menjadi kemenangan besar nan fenomenal bagi Juventus dan menjadi kekalahan terburuk Inter di Serie A dalam sejarah rivalitas kedua tim.

Itu bukan tarung antara sekelompok anak remaja melawan orangtua pada sore hari di Turin pada 10 Juni 1961. Itu adalah pertarungan ‘anak ingusan’ melawan ‘Nyonya Tua’ atau tim primavera Inter melawan tim inti Juve. Laga itu merupakan tarung ulang untuk menentukan pemenang Serie A.

Inter memulai musim kompetisi 1960-61 dengan ambisi besar untuk meraih Scudetto. Pemilik klub Angelo Moratti, ayah dari presiden inter saat ini, Massimo, merekrut pelatih asal Argentina, Helenio Herrera. Perubahan besar pun terjadi. Empat kemenangan beruntun dengan menghasilkan 18 gol dan kemenangan 3-1 atas Juve membawa Inter menjuarai paruh musim pertama (Winter Champions).

Tapi putaran kedua tidak berjalan mulus bagi Inter. Mereka datang ke Turin pada 16 April dengan membawa rekor empat kekalahan beruntun dan tercecer empat poin di belakang Juve. Animo penonton begitu tinggi untuk menyaksikan laga klasik ini dimana 61ribu tiket ludes terjual. Sekitar lebih dari lima ribu penonton berhimpitan di pinggir lapangan, bahkan beberapa orang menduduki kursi tim Inter.

Fans berada beberapa meter dari lapangan tapi itu tidak begitu membahayakan bagi pemain, kata pemain Inter Aristide Guarneri. Wasit Carlo Gambarotta tidak setuju. Pada menit ke-31 setelah Egidio Morbello membawa Inter memimpin, pertandingan dihentikan. Inter pun dihadiahkan kemenangan 2-0, 10 hari kemudian.

Kubu Juve protes dengan keputusan ofisial pertandingan  meski mereka mendapat keuntungan serupa dari insiden yang sama di Bergamo, beberapa tahun sebelumnya. Namun pada 3 Juli, di pekan terakhir musim itu, pengadilan olahraga memutuskan pertandingan ulang dan mengesahkan Juve untuk mengoleksi Scudetto-nya yang ke-12 sebelum laga pekan terakhir digelar.
Kami mendengar berita itu sebelum laga final di Catania, cetus Guarneri. Kami merasa terpukul dan kami kalah 0-2 dari Catania. Kami merasa dibuang.

Moratti juga geram. Presiden Juve Umberto Agnelli yang juga merangkap ketua Federasi Sepakbola Italia tak banyak membantu. Sebagai bentuk protes, Moratti dan Herrera sepakat bahwa Inter akan menurunkan tim yunior. Salah seorang diantaranya adalah  Sandro Mazzola, putra dari legenda Torino, Valentino.
Mazzola mencetak gol hiburan bagi Inter dalam laga ulang yang dimenangkan Juve 1-9 itu. Ia pun tidak menyangka bakal disertakan dalam laga krusial itu.
Saya diberitahu pada Selasa tapi ada sedikit masalah. Saya harus mengikuti ujian pada Sabtu dan orangtuaku mengatakan agar saya lebih fokus pada sekolah.  Saya merengek dan menangis tapi situasinya memang rumit. Untungnya kepala sekolah mengerti kondisi yang saya hadapi dan memindahkan jadwal ujian di pagi hari . Lalu saya pergi ke Turin dengan menumpang mobil jemputan, papar legenda Inter itu.

Pertandingan ulang pun dimulai dan kubu Juve merasa akan menang mudah. Kami sedikit tidak tenang di awal laga, kata kapten Juve Giampiero Boniperti. Kami tidak mau mempermalukan mereka tapi Omar Sivori sedang memburu Golden Ball yang kemudian dimenangkannya. Dia begitu berharap untuk mencetak gol sebanyak mungkin. Penyerang blasteran Argentina-Italia  akhirnya mencetak enam gol, termasuk hattrick di 17 menit pertama.

Bagi kebanyakan orang, laga tersebut sangat tidak menarik, tapi tidak bagi Boniperti. Ia memiliki dua alasan. Pertama, laga tersebut menjadi awal kiprah Mazzola dan akhir dari pergulatannya di lapangan hijau. Usai laga, legenda Juve itu menyerahkan sepatunya kepada Mazzola. Ini, untuk kamu. Saya sudah tidak butuh lagi," tutur Mazzola mengenang laga bersejarah itu. jhn

Berita Lainnya
Kamis, 18 Juni 2026
Jumat, 12 Juni 2026
Rabu, 10 Juni 2026
Sabtu, 30 Mei 2026
Senin, 25 Mei 2026
Sabtu, 23 Mei 2026
Jumat, 22 Mei 2026
Selasa, 12 Mei 2026
Minggu, 26 April 2026
Jumat, 24 April 2026
Kamis, 23 April 2026
Senin, 13 April 2026