Beritabatavia.com -
Derby Manchester mencapai puncaknya pada pekan ini ketika
The Red Devils Manchester United menyambangi markas
The Citizen Manchester City dalam lanjutan Kompetisi Liga Primer Inggris, Sabtu (17/4).
MU datang dengan hasrat tinggi untuk mengakhiri rentetan hasil buruk belakangan. Mereka ingin kembali ke jalur kemenangan setelah ditelikung Chelsea (1-2), kini unggul empat poin di atas mereka pada klasemen sementara, dan ditahan Blackburn Rovers tanpa gol di Ewood Park. Jika kembali gagal mendulang kemenangan maka ini untuk kali pertama sejak Agustus 2007 dimana MU melewati tiga laga berturut-turut di Liga Primer tanpa hasil.
Uniknya, duel kontra City terjadi empat kali musim ini. Dalam tiga laga sebelumnya, kedua tim menghasilkan 14 gol. Di pentas Liga Primer di Old Trafford, MU menang 4-3 berkat gol Michael Owen di masa injury time. Di semifinal Piala Carling, MU menang agregat 4-3. Dalam 12 pertemuan Liga Primer sebelumnya di Eastlands, terjadi hanya sekali imbang pada 1993. Sejak itu, City mendulang empat kali menang dan MU tujuh kali, termasuk musim lalu ketika Wayne Rooney mencetak gol kemenangan sebelum Cristiano Ronaldo diganjar kartu merah.
Bagaimanapun, MU harus mewaspadai City yang memenangkan tiga laga terakhir di Liga Primer dengan mengepak 14 gol. Ancaman terbesar adalah Carlos Tévez, yang notabene adalah mantan ujung tombak MU. Bomber asal Argentina ini membukukan enam gol dalam tiga laga dan totalnya 28. Sedang musim lalu bersama MU, ia hanya mengoleksi 15 gol.
Carlos melewati musim yang fantastis. Dia rajin bikin gol dan membuat hattrick, tapi laga kali ini lebih bermakna baginya, seloroh rekan setim Roque Santa Cruz. Dia ingin membuktikan sesuatu kepada MU dan bertekad untuk menghancurkan harapan mereka meraih titel Liga Primer. Ini sungguh laga paling krusial dimana MU berjuang untuk meraih gelar sedang kami menginginkan posisi keempat, tandas bomber asal Paraguay itu.
Dalam laga nanti, Santa Cruz belum bisa tampil karena masalah kebugaran. Dengan demikian lini depan dipercayakan kepada Tevez, Emmanuel Adebayor, dan Craig Bellamy. Ketiga pemain ini bakal sangat merepotkan barisan pertahanan MU. Apalagi kekuatan lini serang City bertambah dengan kehadiran Martin Petrov dan Stephen Ireland. Sedang MU bakal memaksakan Rooney setelah diistirahatkan saat menyambangi markas Blackburn karena belum sepenuhnya pulih dari cedera engkel. Kehadirannya memang sangat dibutuhkan mengingat MU sedang krisis di lini serang menyusul mandulnya performa Dimitar Berbatov dan absennya Owen karena cedera.
Ini merupakan derby paling sengit sepanjang sejarah. City dan Spurs tengah bersaing ketat untuk lolos kali pertama ke Liga Champions. Ini adalah kali pertama sejak saya melatih MU dimana kami menghadapi City yang memiliki ambisi tinggi untuk meraih suatu prestasi. Karenanya, laga nanti bakal sengit dan sulit diprediksi. Tapi kami tetap optimistis untuk memetik kemenangan keempat beruntun dari mereka, cetus Ferguson optimistis. jhn
PRAKIRAAN PEMAIN:
Manchester City (4-4-1-1): Given; Onuoha, Kompany, Toure, Garrido; A Johnson, De Jong, Barry, Bellamy; Tévez; Adebayor.
Manchester United (4-4-2): Van der Sar; Neville, Vidic, O'Shea, Evra; Valencia, Scholes, Gibson, Nani; Rooney, Berbatov.
Wasit: Steve Bennett.