Beritabatavia.com -
Perburuan gelar Serie A kian sengit. Untuk sementara Inter Milan unggul dua poin atas AS Roma usai membungkam 'Si Nyonya Tua' Juventus 2-0 di San Siro pada Sabtu (17/4) dinihari WIB.
Inter kini memuncaki klasemen dengan total nilai 70. Tapi posisi mereka bisa tergusur oleh Roma jika rival mereka itu mampu menaklukkan Lazio dalam laga derby dela capitale, Minggu (18/4) malam WIB. Sembari menunggu hasil di Olimpico, Inter bisa menikmati kesempatan menduduki 'singgasana' di puncak klasemen.
Itu adalah kemenangan yang sangat penting. Kami meraihnya dari lawan yang datang ke San Siro dengan niat meraih kemenangan, ujar kapten Javier Zanetti di Football Italia menanggapi kemenangan atas Juve.
Pertandingannya cukup berat dan berimbang menjelang akhir, tetapi kami akhirnya mampu meraih tiga poin. Sekarang kami berada di puncak klasemen dan hanya bisa menunggu apa yang bisa dilakukan Roma pada derby di hari Minggu. lanjut kapten berkebangsaan Argentina itu.
Dengan menyisakan empat laga lagi, peluang Inter dan Roma untuk menjadi juara masih terbuka lebar. Namun Inter perlu lebih berhati-hati karena konsentrasi mereka kini terpecah ke Liga Champions. Mereka akan menghadapi Barcelona pada leg pertama babak semifinal di San Siro, Rabu (21/4) dinihari mendatang.
Kemenangan atas Juve tentu menjadi modal positif untuk tarung berat melawan Barcelona. Tapi hasil yang diraih tidak sesuai performa di lapangan. Zanetti dkk baru bisa mendulang tiga poin penuh setelah Juve kehilangan gelandang Momo Sissoko di menit ke-37 karena hukuman kartu merah.
Tanpa Sissoko, permainan Juve menjadi timpang sehingga Inter bisa menguasai jalannya pertandingan dan mendapatkan dua gol kemenangan lewat Douglas Maicon (75) dan Samuel Eto'o (90). Situasi ini membuat bos Juve Alberto Zaccheroni tercekat. Ia menilai timnya lebih dominan di babak pertama sebelum insiden kartu merah.
Zaccheroni lantas mempertanyakan kartu kuning pertama yang diterima Sissoko. Kala itu ia mendapatkan kartu usai beradu mulut dengan Thiago Motta. Mantan gelandang Liverpool ini kemudian mendapatkannya lagi setelah menekel Javier Zanetti.
Kartu merah Sissoko mengubah pertandingan untuk Juve dan juga Inter. Seseorang harus memberi tahu saya, mengapa ia mendapatkan kartu kuning pertama? Berdasarkan peraturan, tak ada apa-apa yang terjadi. Saya tak mengeluhkan kartu kuning yang kedua. Tetapi pertandingan ini kemudian bergantung pada pengusirannya dan tak ada hubungannya dengan peraturan, tukas Zaccheroni.
Meski demikian, Zaccheroni tetap memuji permainan anak asuhnya. Permainan tim ini cukup bagus, terutama di 20 menit pertama dimana kami lebih banyak mengambil inisiatif atas Inter. Ketika gol Maicon terjadi, salah satu penyerang kami gagal melakukan marking di ujung kotak penalti, tukasnya singkat menanggapi gol Maicon, yang notabene seperti memecah kebuntuan untuk Inter.
Menanggapi performa Juve yang tak kunjung membaik, Zaccheroni mengatakan timnya cukup kesulitan lantaran beberapa pemain andalan terbekap cedera. Ia pun tak bisa berbuat banyak dengan hal itu.
Problem terbesar dari tim ini adalah masalah kebugaran. Terlalu banyak pemain yang cedera, banyak pemain yang harus cepat-cepat kembali dari masa istirahat dan jadwalnya terlalu padat, jelas mantan pelatih AC Milan ini. jhn