Beritabatavia.com -
Seorang terduga teroris yang ditembak di Medan, Sumatera Utara tiba di Rumah Sakit Polri Soekamto, Kramat Jati, Jakarta, Rabu (22/9). Pria tersebut tiba dengan sebuah minibus pada pukul 15.20.
Dengan demikian, sudah tiga terduga teroris yang dirawat di RS Polri. Sebelumnya, dua tersangka teroris lebih dahulu tiba dengan pengawalan ketat anggota Datasemen Khusus (Densus) 88.
Jika dua tersangka sebelumnya tiba dengan digotong menggunakan tempat tidur rumah sakit, tersangka ini berjalan tertatih-tatih dengan tangan terborgol. Dalam keadan wajah tertutup kain warna hitam, dia masuk ke ruang perawatan tahanan RS Polri.
Sejumlah petugas Detasemen Khusus 88 tampak mengawal di sekelilingnya.
Belum diketahui identitas tersangka yang dibawa dari Medan ini. Para pewarta juga tak bisa mendekat dan hanya melihat dari jarak beberapa meter.
Kepala Pusat Kedokteran Kesehatan Polri Brigadir Jenderal Ahmad Musaddeq Ishaq tiba meninjau kondisi tersangka di ruang perawatan. Sekitar 30 menit kemudian, Musaddeq keluar ruangan namun tak memberikan pernyataan apapun.
Dalam penyergapan Minggu 19 September di Tanjung Balai, Belawan, dan Hamparan Perak, Sumatera Utara, kawanan teroris yang menggasak Bank CIMB Niaga pada Agustus lalu itu ada yang mengalami luka-luka. Tiga pelaku lainnya tewas. Total, 16 orang ditangkap hidup-hidup oleh polisi.
Usai penyergapan di beberapa lokasi, Markas Polsek Hamparan Perak, dini hari tadi mendapat penyerangan brutal. Tiga polisi tewas dalam penyerangan yang dilakukan sekitar 15 orang bertopeng.
o vnc/nor