Beritabatavia.com -
JAKARTA.Pecatur putra Indonesia GM Susanto Megaranto berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 setelah pada babak keempat Dwi Tarung 5 th Jafpa Chess Festival mengalahkan lawannya, Mikheil S (Georgia) pada langkah 47 pembukaan Karo Cann, Sabtu (17/4) di Gedung Pyramid KONI Pusat Senayan.
Diakui Santo kemenangannya atas Mikheil di babak keempat diraih dengan susah payah, karena Mikheil tetap fight meskipun penampilannya tidak sebagus babak-babak sebelumnya. Untungnya saya bisa main konsisten, karena salah langkah sedikit saja, hasilnya maksimal hanya remis, ujar Santo.
Sementara itu Kabid Binpres PB Percasi yang juga pengamat catur, Kristianus Liem menilai, kemenangan Susanto adalah hasil kerja keras Santo sejak awal yang selalu menekan Mikheil. Selain itu, akibat tekanan yang cukup gencar dan Mikheil terganggu oleh krisis waktu, akhirnya dia melakukan blunder di langkah-langkah terakhir sebelum rajanya rubuh.
Kemenangan Santo dengan buah hitam patut dipuji, karena umumnya bermain dengan buah putih, seharusnya Mikheil lebih aktif menyerang bukannya bermain defensif. Dia bertahan, karena Santo terus melakukan pressure, jelasnya.
Oleh karena itu jelas Kristianus, jika mengevaluasi dari empat babak yang sudah diselesaikan, Susanto sebenarnya punya kans besar untuk memenangkan dwi tarung ini. Tidak ada yang salah dengan Santo sampai babak keempat. Bahkan kalau mau jujur, kekalahan di babak pertama sebenarnya tidak perlu terjadi jika dia main tidak terlalu bernafsu, jelasnya.
Irene Juara Bersama
Sementara Dwi Tarung Catur Putri babak keempat menghasilkan juara bersama. Partai Irene vs Tanya Schadev (India) berakhir remis sehingga skor akhir imbang 2 -2.
Kedua pecatur sepakat hanya bermain empat babak karena akan mengikuti kejuaraan dunia catur di Manila, pekan depan. Menurut Ketua Harian PB Percasi, Eka Wirya Putra, hasil Irene ini tidak buruk, karena lawannya memiliki elo rating yang lebih tinggi, lagipula Irene sudah pernah mengalahkan Tanya di babak pertama. Khusus kepada Santo, Eka berharap agar pecatur usia 23 itu lebih sabar dalam menghadapi dua babak yang masih tersisa sehingga bisa memenangkan dwi tarung putra. O brn