Rabu, 25 Desember 2019 13:36:51

Penjual Senpi Ilegal Diringkus di Tangerang

Penjual Senpi Ilegal Diringkus di Tangerang

Beritabatavia.com - Berita tentang Penjual Senpi Ilegal Diringkus di Tangerang

Aparat Polresta Tangerang, Banten, menciduk Ec (42), pelaku jual beli senjata api dan ratusan butir peluru di kediamannya di Perum Puri Asih, Desa ...

Penjual Senpi Ilegal Diringkus di Tangerang Ist.
Beritabatavia.com -

Aparat Polresta Tangerang, Banten, menciduk Ec (42), pelaku jual beli senjata api dan ratusan butir peluru di kediamannya di Perum Puri Asih, Desa Suka Asih, Kecamatan Pasar Kemis. Kapolresta Tangerang AKBP Ade Ary Syam Indradi mengatakan, pihaknya mengamankan sembilan pucuk senjata api (senpi) berikut peluru.

"Kami menduga kuat bahwa Ec adalah pelaku jual beli senjata secara ilegal, setelah mendalami keterangan dari berbagai pihak," katanya didampingi Kasat Reskrim Polresta Tangerang, AKP Gogo Galesung dalam keterangan resminya, Rabu (25/12/2019).

Ade mengatakan, Ec memperjualbelikan senjata api jenis Makarov dengan harga Rp 11 juta hingga Rp 13 juta per pucuk. Informasi adanya transaksi tersebut terendus petugas yang kemudian melakukan penyelidikan dan penyamaran. Petugas mengumpulkan bahan keterangan. Setelah itu, petugas melakukan penangkapan di tempat kediaman tersangka.

Polisi menemukan dua pucuk senjata api jenis Makarov T-16, satu pucuk Makarov T-11, serta dua pucuk Makarov T-16 yang masih dalam proses perakitan. Bahkan petugas juga menemukan satu pucuk senjata api jenis EcollSpecial 99 yang juga masih dalam proses perakitan dan satu pucuk jenis "black gun" 917 dan jenis revolver proses perakitan.

Mantan Kapolres Pontianak, Kalbar itu mengatakan, petugas juga menemukan satu pucuk "air soft gun" jenis KWC Makarov. Selain itu, ada delapan unit selinder peluru revolver, serta sebanyak 252 butir peluru tajam kaliber 9 milimeter, dan 39 peluru hampa kaliber 9 milimeter.

Ade mengatakan, kasus tersebut menjadi perhatian dan fokus untuk menelusuri jejaring dan sindikat lainnya. Polisi menjerat Ec dengan pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman 20 tahun kurungan. Tersangka diduga telah membuat, menyerahkan, menguasai, membawa, mempunyai, menyimpan, dan menyembunyikan senjata api tanpa izin. 0 DAY

Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Minggu, 19 Januari 2020
Sabtu, 18 Januari 2020
Jumat, 17 Januari 2020
Jumat, 17 Januari 2020
Kamis, 16 Januari 2020
Rabu, 15 Januari 2020
Selasa, 14 Januari 2020
Senin, 13 Januari 2020
Senin, 13 Januari 2020
Minggu, 12 Januari 2020
Minggu, 12 Januari 2020
Jumat, 10 Januari 2020