Sabtu, 28 Desember 2019 15:26:51

Pelaku Penyerangan: Novel Baswedan itu Pengkhianat

Pelaku Penyerangan: Novel Baswedan itu Pengkhianat

Beritabatavia.com - Berita tentang Pelaku Penyerangan: Novel Baswedan itu Pengkhianat

DUA pelaku penyiraman air keras kepada penyidik KPK Novel Baswedan dibawa ke Bareskrim Mabes Polri sesuai dilakukan penyelidikan di Polda Metro ...

Pelaku Penyerangan: Novel Baswedan itu Pengkhianat Ist.
Beritabatavia.com -

DUA pelaku penyiraman air keras kepada penyidik KPK Novel Baswedan dibawa ke Bareskrim Mabes Polri sesuai dilakukan penyelidikan di Polda Metro Jaya.
Dua pelaku berinisial RB dan RM ini dikeluarkan dari ruang pemeriksaan Polda Metro Jaya, Sabtu (28/12/2019) sekira pukul 14.26 WIB.

Keduanya mengenakan baju tahanan berwarna oranye dengan kedua tangan diikat. Para pelaku dibawa oleh Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Suyudi Ario Seto ke mobil polisi.

Saat hendak digiring ke mobil polisi, salah satu pelaku berteriak bahwa Ia tak suka dengan Novel Baswedan. "Tolong dicatat, saya enggak suka sama Novel karena dia penghianat," ucap pelaku RB, di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Sabtu (28/12/2019)

Seusai mengucapkan kata-kata tersebut kedua pelaku langsung dinaikkan dan dibawa oleh mobil polisi.

Sementara  Kepala Bareskrim Polri Komjen Pol. Listyo Sigit Prabowo mengatakan tim teknis masih mendalami motif dua tersangka yang melakukan teror penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan. "Motif sampai saat ini masih terus kami dalami," kata Komjen Pol. Sigit di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian, Jakarta, Sabtu (28/12).

Polri juga berupaya mengungkap kemungkinan ada tidaknya orang yang menyuruh dua pelaku untuk melakukan teror tersebut. "Apakah ini dilakukan sendiri atau ada yang menyuruh? Masih didalami," katanya.

Sigit menegaskan bahwa tim teknis bekerja cermat dan transparan dalam kasus ini. Bila dalam pengembangan kasus mengarah adanya keterlibatan pihak lain, Polri akan mengejar pihak-pihak yang terlibat tersebut. "Kami transparan kalau faktanya (nanti) ada perkembangan mengarah kepada tersangka lain. Akan tetapi, 'kan semuanya harus ada kesesuaian, pembuktian, dan ada pengecekan keterangan dengan fakta yang didapat," katanya.

Ia meminta publik bersabar menunggu kerja tim teknis untuk mengungkap kasus ini. "Kami bekerja dengan bukti, bukan opini. Silakan ditunggu, ini baru permulaaan, kami baru mulai bekerja," katanya.

Sebelumnya, Tim Teknis Bareskrim bersama Kepala Korps Brimob menangkap dua orang pelaku teror penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan di Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Kamis (26/12) malam. Dua pelaku berinisial RB dan RM ini sudah ditetapkan sebagai tersangka. Keduanya merupakan polisi.
Penangkapan kedua pelaku pun setelah menjalani proses panjang selama sekitar 2,5 tahun.

Karopenmas Mabes Polri Brigjen Pol Argo Yuwono mengatakan, selain melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) atau pra rekontruksi sebanyak 7 kali, Polri dalam penyelidikannya telah memeriksa sebanyak 73 saksi. "Setelah melalui proses yang panjang kemudian juga penyidikan-penyidikan.Kemudian kepolisian membentuk tim teknis, tim pakar," kata Argo 0 ERZ

 

Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Kamis, 30 Juli 2020
Rabu, 29 Juli 2020
Rabu, 29 Juli 2020
Jumat, 10 Juli 2020
Kamis, 09 Juli 2020
Rabu, 17 Juni 2020
Senin, 08 Juni 2020
Senin, 01 Juni 2020
Sabtu, 18 April 2020
Senin, 09 Maret 2020
Sabtu, 29 Februari 2020
Kamis, 27 Februari 2020