Rabu, 15 Januari 2020 13:43:08

Jenderal Idham Tetap Sederhana Seperti Dahulu

Jenderal Idham Tetap Sederhana Seperti Dahulu

Beritabatavia.com - Berita tentang Jenderal Idham Tetap Sederhana Seperti Dahulu

Memang agak sulit membandingkan kesederhanaan dan kepekaan  Kapolri Jenderal Idham Aziz, dengan sejumlah pimpinan lembaga maupun tokoh ...

Jenderal Idham Tetap Sederhana Seperti Dahulu Ist.
Beritabatavia.com -

Memang agak sulit membandingkan kesederhanaan dan kepekaan  Kapolri Jenderal Idham Aziz, dengan sejumlah pimpinan lembaga maupun tokoh politisi atau wakil rakyat saat ini. Apalagi hidup sederhana dilakoni dengan hati yang tulus dan jujur, bukan untuk pencitraan.
Seperti itulah penilaian publik terhadap sebuah foto Kapolri Jenderal Idham Aziz yang viral di media sosial beberapa hari belakangan. Tampak dalam foto, Kapolri Jenderal Idham Aziz memakai seragam Polri duduk santai di atas kursi plastik menggunakan sandal jepit berwarna putih bergaris hijau, seraya menyantap kue lapis khas Konawe, Sulawesi Tenggara. Foto diambil saat Kapolri melakukan kunjungan kerja ke Polda Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin 13 Januari 2020.
Hidup sederhana sudah bagian dari kehidupan Idham Azis, sejak masih kanak-kanak hingga kini menjabat sebagai Kapolri. Bahkan diawal tugas sebagai Kapolri,  Jenderal Idham Aziz melalui Kadivpropam Polri langsung menerbitkan surat telegram  nomor: ST/30/XI/HUM.3.4./2019/DIVPROPAM tertanggal 15 November 2019 tentang larangan anggota Polri pamer barang mewah dan bergaya hidup hedonis.
Tiba Sulawesi Tenggara, Kapolri Jenderal Idham Aziz bersama sejumlah pejabat Mabes Polri seperti, Komjen Listyo Sigit Prabowo Kabareskrim dan Irjen Dr Nico Afinta,  melaksanakan penanaman pohon di halaman depan Mapolda Sultra, sebagai wujud implemetasi Polisi Peduli Penghijauan yang sedang digalakkan Polri. Pohon yang ditanam oleh Kapolri yakni Durian (Durio zibethinus).
Kunjungan kerja Kapolri Jenderal Idham Aziz tak membuat aktivitas pelayanan Polda Sultra terganggu. Tak terlihat ada upacara penyambutan khusus yang melibatkan seluruh jajaran. Jenderal Idham Aziz datang untuk menularkan kesederhanaan kepada jajaran Polda Sultra.
Dalam kesempatan itu, Jenderal Idham mengatakan, agar kesederhanaan bukan hanya terdengar bagus dan ada diatas kertas saja, tetapi harus diwujudkan. Hidup sederhana akan membuat seseorang memiliki kelembutan dan kepekaan hati. Setiap personil Polri khususnya para anggota Polri milenial harus meningkatkan sensitifitas dan peka terhadap keluhan dan informasi dari masyarakat. Agar rasa memiliki Polri tumbuh dan berkembang ditengah kehidupan masyarakat.
Kapolri Jenderal Idham Aziz mengajak semua personil Polri agar peka dan menyadari sedang dibicarakan masyarakat. Lalu Idham menyikapi pembicaraan masyarakat dengan tidak menggunakan bintang empat di plat kendaraan yang digunakan. Semuanya berjalan biasa saja, tidak ada perubahan yang drastis setelah jadi Kapolri. Bahkan, untuk menghadiri rapat terbatas (ratas) di istana negara, Idham sudah bergegas satu jam sebelum ratas dimulai, tanpa perlu pengawalan.
Sebelum menyempatkan waktu untuk berkunjung ke rumah orang tuanya di desa Tapulaga, Kecamatan Soropia yang berjarak sekitar 22 kilometer dari Kota Kendari. Kapolri Jenderal Idham Azis juga mengenang dan bercerita masa kanak-kanak hingga beranjak dewasa di kota Kendari sebelum akhirnya tamat sekolah di SMA 1 Kendari dan melanjutkan pendidikan di AKPOL.
“Saya hanya orang kampung, tapi saya bersyukur dan ingin maju, sehingga saya bisa seperti sekarang ini,” kata Kapolri Jenderal Idham Aziz.  Mungkin kalau mengikuti teman-temanku dulu, saya hanya sebagai kuli angkat batu karet, tambahnya.  
Kapolri juga berharap seluruh anggota di Polda Sultra agar selalu bersyukur apapun yang didapat. Jenderal Idham Aziz juga menekankan, untuk kerja ikhlas, jujur profesional, dalam pelaksanaan tugas serta jangan mengabaikan keluarga. Hanya keluarga  tempat kita kembali dan mau menerima kita apa adanya.
Kesederhanaan dan kelembutan hati tak mengurangi ketegasan sikap dan tindakan. Kapolri secara tegas mengatakan Kepolisian siap mengawal pembangunan nasional serta tetap menjaga solidaritas TNI-Polri untuk memperkuat kekuatan dengan tujuan bersama menjaga agenda Kamtibmas dan pengamanan Pilkada serentak 2020.
"Netralitas Polri dalam rangka perhelatan Pilkada atau pesta demokrasi adalah harga mati, " tegas Jenderal asal Kampung Salo, Kota Kendari ini.
Bahkan dalam berbagai kesempatan, Kapolri Jenderal Idham Aziz memastikan tindakan tegas kepada anggota Polri yang melanggar hukum. Serta tidak memberikan toleransi kepada perwira yang kasak-kusuk. Sikap tegas dan keras sesuai ketentuan dan aturan yang berlaku juga akan diterapkan kepada siapapun yang mencoba mengganggu Kamtibmas. O Edison Siahaan

Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Rabu, 16 Januari 2019
Jumat, 16 November 2018
Rabu, 07 November 2018
Rabu, 31 Oktober 2018
Selasa, 16 Oktober 2018
Selasa, 16 Oktober 2018
Selasa, 18 September 2018
Senin, 17 September 2018
Senin, 17 September 2018
Senin, 17 September 2018
Senin, 17 September 2018
Senin, 17 September 2018