Senin, 13 Juli 2020 09:55:12

ABK WNI Tewas Dianiaya Januari-Juli 2020

ABK WNI Tewas Dianiaya Januari-Juli 2020

Beritabatavia.com - Berita tentang ABK WNI Tewas Dianiaya Januari-Juli 2020

Penganiayaan terhadap warga negara Indonesia (WNI) Hasan Apriyadi anak buah kapal (ABK) Lu Huang Yuan Yu 118 terjadi sejak Januari hingga Juli ...

ABK WNI Tewas Dianiaya Januari-Juli 2020 Ist.
Beritabatavia.com -

Penganiayaan terhadap warga negara Indonesia (WNI) Hasan Apriyadi anak buah kapal (ABK) Lu Huang Yuan Yu 118 terjadi sejak Januari hingga Juli 2020. Jenazah korban ditemukan di peti es tempat penyimpanan ikan di kapal tersebut.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Ferdi Sambo, menjelaskan, kasus penganiyaan hingga korban meninggal dunia ini terungkap setelah polisi mendapat laporan saat kapal Lu Huang Yuan Yu 118 berlabuh di Dermaga Lanal Batam pada Jumat 10 Juli 2020 lalu. Lalu tim Gabungan Satgas TPPO Bareskrim Polri bersama Polda Kepulauan Riau melakukan pemeriksaan sejumlah saksi. Dari hasil keterangan yang diperoleh, polisi langsung meringkus Song Chuanyun (50) supervisor Kapal Lu Huang Yuan Yu 118, yang diduga sebagai pelaku penganiayaan terhadap Hasan Apriyadi.

“Tersangka dan barang bukti sudah diamankan di Ditreskrimum Polda Kepri untuk penyidikan lebih lanjut,” kata Brigjen Ferdi Sambo,kemarin.

Menurutnya, pada awalnya, penyidik memeriksa secara intensif 12 saksi dan korban lainnya yaitu WNI ABK kapal ikan Lu Huang Yuan Yu 118. Selanjutnya,penyidik gabungan melakukan pemeriksaan terhadap jasad korban dilanjutkan olah TKP terjadinya dugaan penganiayaan kepada Hasan di Kapal Ikan Asing China Lu Huang Yuan Yu 118.

“Hasil olah TKP di Kapal Ikan Asing China Lu Huang Yuan Yu 118 dan interogasi 4 orang ABK, yakni Deni Maulana, Rahmad Abidin, Durahim, dan Agus bahwa terjadi penganiayaan terhadap korban di haluan kapal dan robot pancing saat melakukan pekerjaan,” ujar Brigjen Ferdi Sambo.
 
Hasil pemeriksaan terungkap penganiyaan juga dilakukan oleh mandor kapal bernama Mr Song. Polisi menemukan jenazah korban dengan luka memar pada bibir,dada, punggung dan bibir bagian dalam ada memar,   telinga kiri ada bekas luka, kelopak mata kanan ada bekas luka, pipi kanan bekas luka serta tidak tampak dan tidak teraba patah tulang.Jenazah korban sudah dievakuasi dari kapal Lu Huang Yuan Yu 118.

Selain itu, lanjut Brigjen Ferdi, jasad korban juga sudah diperiksa swab PCR dan hasilnya negatif virus covid-19.  Sedangkan barang bukti yang disita berupa satu pasang sepatu safety merek QA SHOES warna hitam dengan bercak cat, satu kunci pas nomor 24 merk Jiang Hua, satu tongkat kayu, satu bandul pancing yang terbuat dari besi.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Undang Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan rumusan Pasal 351 ayat 3 subsider ayat 2, lebih subsider ayat 1 KUHP.O son

Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Jumat, 10 Juli 2020
Rabu, 08 Juli 2020
Rabu, 08 Juli 2020
Selasa, 07 Juli 2020
Selasa, 07 Juli 2020
Kamis, 02 Juli 2020
Selasa, 30 Juni 2020
Senin, 29 Juni 2020
Jumat, 26 Juni 2020
Sabtu, 20 Juni 2020
Selasa, 16 Juni 2020
Minggu, 14 Juni 2020