Senin, 21 Desember 2020 17:25:15

Marhaen 98 Ingatkan Polda Jabar Jangan Terjebak Ulah Pengusaha

Marhaen 98 Ingatkan Polda Jabar Jangan Terjebak Ulah Pengusaha

Beritabatavia.com - Berita tentang Marhaen 98 Ingatkan Polda Jabar Jangan Terjebak Ulah Pengusaha

Marhaen Indonesia 98 mengingatkan Polda Jawa Barat (Jabar) dan jajarannya tidak terjebak ulah para pengusaha dan penguasa yang mempergunakan hukum ...

Marhaen 98 Ingatkan Polda Jabar Jangan Terjebak Ulah Pengusaha Ist.
Beritabatavia.com -

Marhaen Indonesia 98 mengingatkan Polda Jawa Barat (Jabar) dan jajarannya tidak terjebak ulah para pengusaha dan penguasa yang mempergunakan hukum untuk menjerat aktivis penggugat demokrasi. Polres Majalengka khususnya diminta untuk menegakkan hukum dengan semestinya.

Hal tersebut disampaikan Presidium Marhaen Indonesia 98, Sahat Rikky Tambunan untuk menjelaskan dugaan adanya praktik kriminalisasi terhadap Saeful Yunus oleh Polda Jabar. Kasus yang menjerat Saeful bermula dari unggahan video di akun face booknya pada 2019 silam. Video tersebut seputar demo yang dilakukan oleh masyarakat Kabupaten Majalengka atas pabrik PT Sari Kaldu Nabati tahun 2019. 
Menurut Rikky, Saeful Yunus salah satu penggiat LSM, melakukan unggahan dan menantang saudara Ngadi Utomo untuk bertanya jawab di Polres Majalengka, soal  kusutnya permasalahan atas pabrik penanaman modal asing tersebut.

Marhaen Indonesia 98 sebuah LSM kebijakan publik mencurigai praktik kriminilasi itu berlatar belakang dari sepak terjang Saeful Yunus yang menolak keberadaan pabrik tersebut. Sehingga harus dikriminalisasi lewat laporan Ngadi Utomo ke Polda Jabar dengan tuduhan melanggar UU ITE, dengan tujuan untuk membatalkan proses asimilasi Syaeful Yunus di LP kelas 2b Majalengka.

" Saeful dilaporkan dan dijadikan tersangka setelah proses asimilasi covid-19 berjalan," kata Rikky.

Dijelaskaan, Saeful Yunus di tangkap oleh penyidik Polres Majalengka saat ikut rombongan Bupati Majalengka dengan tuduhan kasus penyalahgunaan narkotik jenis sabu, dan telah dihukum oleh Pengadilan Negeri kelas 2 Majalengka, dengan hukuman 1 tahun penjara, akibat perbuatannya.

Rikky menegaskan, pihaknya menenggarai ada proses kriminilisasi dilakukan oleh oknum penguasa dan pejabat di Kabupaten Majalengka, untuk menghambat proses asimilasi sdr saeful yunus, yang merupakan haknya sebagai warga binaan. Sebab, petersangkaan tersebut dilakukan Polres Sumedang setelah mengurus proses asimilasi ke LP Majalengka.0 red

Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Senin, 07 September 2020
Kamis, 03 September 2020
Kamis, 03 September 2020
Senin, 24 Agustus 2020
Rabu, 12 Agustus 2020
Sabtu, 08 Agustus 2020
Kamis, 30 Juli 2020
Rabu, 29 Juli 2020
Rabu, 29 Juli 2020
Jumat, 10 Juli 2020
Kamis, 09 Juli 2020
Rabu, 17 Juni 2020