Sabtu, 08 Oktober 2022 09:25:49

Setelah Copot Kapolres, Polri Tetapkan 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan

Setelah Copot Kapolres, Polri Tetapkan 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan

Beritabatavia.com - Berita tentang Setelah Copot Kapolres, Polri Tetapkan 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan

Pasca tragedi yang menelan korban jiwa ratusan orang di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur pada Sabtu 1/10/2022. Polri bertindak tegas, bukan ...

Setelah Copot Kapolres, Polri Tetapkan 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan Ist.
Beritabatavia.com -

Pasca tragedi yang menelan korban jiwa ratusan orang di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur pada Sabtu 1/10/2022. Polri bertindak tegas, bukan hanya mencopot Kapolres Malang dan Komandan Batalyon (Dan Yon) serta Komandan Kompi (Dan Ki) hingga Komandan Peleton (Dan Ton) Brimob Polda Jatim. Polri juga telah  menetapkan enam orang tersangka untuk mempertanggungjawabkan secara hukum atas peristiwa tersebut. 

"Berdasarkan gelar perkara dan alat bukti permulaan yang cukup maka ditetapkan saat ini 6 tersangka," kata Kapolri jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam jumpa pers, Kamis 6 Oktober 2022.

Keenamnya yakni AHL (Dirut PT LIB), AH (ketua panitia pertandingan), SS (security officer), Wahyu SS, (Kabag Ops Polres Malang), H (Brimob Polda Jatim), dan PSA, (Kasat Samapta Polres).

Kapolri menjelaskan, untuk anggota Polri ada dua proses yang dilakukan yakni proses pidana dan proses pemeriksaan etik terhadap anggota Polri yang melakukan tindakan penggunaan gas air mata. 

Menurut Kapolri, sebanyak 31 personel telah diperiksa terkait tragedi ini. 

"Internal 31 personel. Ditemukan bukti yang cukup 20 orang terduga pelanggaran. Personel menembakan gas air mata di dalam stadion ada 11 personel," tegas Kapolri.

Adapun untuk proses penyidikan, tim sudah memeriksa 48 saksi meliputi 26 personel Polri, 3 orang penyelenggaraan pertandingan, 8 orang steward, 6 saksi di TKP, dan 5 korban.

malang

Foto : Surat Polres Malang dan Surat balasan PT LBI

Polri tidak menjadikan upaya yang telah dilakukan sebelum peristiwa sebagai alasan yang meringankan anggota Polri. Misalnya surat yang dilayangkan pihak Polres Malang kepada pihak panitya pelaksana (Panpel) Arema FC untuk merubah jadwal pertandingan liga 1 antara Arema vs Persebaya.

Polres Malang meminta agar melakukan perubahan jadwal yang sedianya main pukul 20.00 WIB dimajukan menjadi pukul 15.30 WIB dengan pertimbangan keamanan.

Sayangnya, pihak PT Liga Indonesia Baru merespon surat tersebut telah mendekati pelaksanaan pertandingan. Dalam surat tersebut pihak PT Liga Indonesia Baru tetap melaksanakan pertandingan sesuai dengan jadwal yang telah di tetapkan.0 red/son

Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Kamis, 20 Oktober 2022
Minggu, 16 Oktober 2022
Minggu, 16 Oktober 2022
Sabtu, 15 Oktober 2022
Jumat, 14 Oktober 2022
Jumat, 14 Oktober 2022
Selasa, 11 Oktober 2022
Sabtu, 08 Oktober 2022
Rabu, 28 September 2022
Jumat, 16 September 2022
Rabu, 07 September 2022
Rabu, 07 September 2022