Beritabatavia.com -
Pengamat politik sekaligus tokoh Reform Institute, Yudi Latif menilai bahwa dia tidak bermaksud untuk menghina Partai Golkar, apalagi untuk mengganjal upaya Partai Golkar untuk sukses dalam Pemilu Presiden 2014 mendatang.
Apa yang saya ucapkan dia ketika diinterview televisi, adalah pengulangan apa yang diucapkan oleh Gayus Tambunan. Jadi saya merasa aneh jika saya dilaporkan oleh kader golkar Lampung, Azril Tabrani ke Mabes Polri, ujarnya pada wartawan di sela konferensi Pers "Koalisi masyarakat Sipil Anti Kejahatan Ekonomi, Minggu (19/12).
Ketika diwawancara televisi beberapa saat lalu, Yudi mengungkapkan bahwa kasus Gayus mengindikasikan ada keterlibatan 3 perusahaan Bakrie dalam dugaan kasus mafia pajak. Sebagaimana diketahui, dalam persidangan di PN Jaksel beberapa waktu lalu, Gayus sendiri mengakui bahwa memang dia menerima uang dari beberapa perusahaan Bakrie.
Sementara itu Koalisi Masyarakat Sipil anti Kejahatan Ekonomi menyiapkan 100 advokat dan pengacara untuk melakukan pendampingan hukum pada Yudi Latif, diantaranya Taufik Basari, mantan pengacara Bibit-Chandra, Firman Wijaya dan Erna Ratnasingsih, dari YLBHI.
Mereka menilai bahwa berdasarkan hukum acaranya, pihak yang merasa dirugikan nama baiknya yang harus melapor, dalam hal ini Aburizal Bakrie, bukan perwakilannya. Jadi mereka menuntut agar Mabes Polri mengabaikan laporan kader Golkar tersebut. O brn