Minggu, 23 Januari 2011 16:10:15

Pelacur Keburu-buru Layani Sex, Digugat Rp1,6 Miliar

Pelacur Keburu-buru Layani Sex, Digugat Rp1,6 Miliar

Beritabatavia.com - Berita tentang Pelacur Keburu-buru Layani Sex, Digugat Rp1,6 Miliar

Hubert Blackman warga New York mengaku sangat kecewa bahkan trauma, gara-gara perempuan penghibur  yang disewa dari sebuah agen penyalur pekerja ...

 Pelacur Keburu-buru Layani Sex, Digugat Rp1,6 Miliar Ist.
Beritabatavia.com - Hubert Blackman warga New York mengaku sangat kecewa bahkan trauma, gara-gara perempuan penghibur  yang disewa dari sebuah agen penyalur pekerja seks komersial Las Vegas sebesar US1,8 juta (sekitar Rp1,6 miliar), tidak memberikan pelayanan yang memuaskan karena keburu-buru pulang sebelum nafsu biarahinya tersalurkan.

Juga Hubert menilai PSK atau pekerja Sek Komersial yang dikirim agensi itu hanya melakukan tugas selama setengah dari waktu yang ia bayar. Bahkan, entah berlebihan atau tidak, Blackman menyebut kejadian yang ia alami itu sebuah kejadian tragis yang menyebabkan ia menderita trauma.

Perempuan yang disewa untuk menemaninya selama 1 jam, hanya melakukan tugasnya selama setengah jam. Padahal, sudah membayar banyak untuk melayani saya, kata korban seperti dilansir media online mailonsunday.co.uk, kemarin.

Dalam gugatan disebutkan, Blackman membayar ke pihak agensi sebesar US$155 (sekitar Rp1,35 juta) untuk menemaninya dala sebuah pesta dansa, juga menambah sebesar US$120 untuk seks.

Atas kekecewaannya itu, Blackman semula menghubungi pihak agensi dan menuntut pengembalian separuh uang yang ia bayar.  Namun, pihak agensi menolak membayar. Blackman pun mengontak kepolisian, tapi polisi malah mengingatkan ia bisa saja ditangkap karena prostitusi merupakan kegiatan ilegal di Las Vegas.Namun, atas saran polisi Blackman mengadu ke lembaga konsumen.

Saya ingin pengadilan menutup agensi itu. Saya juga menuntut pengembalian uang yang saya bayarkan, serta ganti rugi US$1,8 juta untuk kejadian tragis yang saya alami, tegas Blackman dalam gugatannya.

Ganti rugi sebesar itu, menurutnya, untuk membayar perawatan kesehatan yang harus ia jalani akibat kejadian tidak mengenakkan itu, yang ia sebut menyebabkan trauma. o end




Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Minggu, 21 April 2024
Jumat, 15 Maret 2024
Sabtu, 09 Maret 2024
Rabu, 06 Maret 2024
Kamis, 01 Februari 2024
Minggu, 10 Desember 2023
Minggu, 01 Oktober 2023
Jumat, 22 September 2023
Rabu, 23 Agustus 2023
Kamis, 13 April 2023
Sabtu, 01 April 2023
Kamis, 30 Maret 2023