Beritabatavia.com -
Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih, mengatakan akan mengirim tim investigasi untuk menindaklanjuti dugaan kasus malpraktek di RS Global Medika (Awal Bros Group), Tangerang, yang menimpa seorang bayi berusia 8 bulan, Maureen Angela Gouw, putri dari Budi Katjana dan Linda Kurniawati, warga Tangerang.
Kami akan mengirim tim untuk menyelidiki kasus tersebut. Kita akan lihat apakah ada malpraktek atau penyakit dari anak itu sendiri, ujar Menteri.
Menurut ibunda Maureen, Linda Kurniawati, anaknya mengalami jari kelingkingnya putus setelah disuntik cairan infus.
Sepintas Maureen terlihat sehat. Namun bayi malang ini menangis setiap kali tangan kanannya disentuh. Bayi itu mengalami cacat permanen yakni jari kelingkingnya putus dan dua jari lain menyatu.
Ibu Maureen menduga bayinya kehilangan jari kelingkingnya akibat malpraktik di RS tersebut. Sebagaimana pada 10 Februari lalu diberitakan beritabatavia, putrinya menderita demam dan diare sehingga dibawa ke rumah sakit.
Selanjutnya oleh dokter memberikan tindakan berupa pemasangan infus untuk memasukkan cairan ke tubuh Maureen. Namun setelah diinfus, menurut Linda, tangan putrinya bengkak bahkan melepuh seperti habis terbakar.
Linda mengaku dokter jaga memberikan anaknya cairan infus yang baru pertama kali dicoba pada bayi. Linda juga merasa tidak diminta persetujuan pemberian infus untuk putrinya. Atas kasus yang dialami Maureen, Linda berencana menempuh jalur hukum.
Sementara itu pihak RS belum bersedia memberikan keterangan atas kasus dugaan malpraktik itu. Staff bagian informasi rumah sakit tersebut menyatakan saat ini pihak rumah sakit sedang menyelidiki kasus tersebut. O brn