Beritabatavia.com -
Hari keempat pasca gempa dan tsunami dahsyat yang meluluhlantakan timur laut serta utara Jepang, pemadaman listrik sementara di beberapa kota termasuk ibukota Tokyo terpaksa dilakukan. Hal ini karena sebagian pembangkit listrik disana termasuk beberapa Pembangkit Tenaga Nuklir tidak berfungsi normal akibat efek gempa.
Seorang mahasiswa S3 asal Indonesia yang mengambil studi S3 di Tokyo Institute Of Technology, Bayu Indrawan mengatakan, pemadaman ini dilakukan juga di Tokyo, yang berjarak 300 km dari wilayah yang paling parah terkena gempa dan tsunami yaitu perfektur (negara bagian) Iwate dan Miyagi.
Kami lihat pengumuman Badan Energi dan Sumber Daya Alam Jepang di televisi. Pemadaman akan dilakukan di wilayah Kanto (Tokyo) dan sekitarnya selama 3 jam, besok, ujarnya melalui email, Senin (14/3).
Wilayah Kanto, lanjut Bayu, dipasok listriknya oleh Tokyo Electric Power (TEPCO) dan Tohoku Electric Power.
Namun Bayu menambahkan, Tokyo hari ini sudah beraktivitas normal kembali. O brn