Beritabatavia.com -
Kaum Lesbian di Afrika Selatan, kini resah karena menjadi sasaran para pemerkosa yang bergentayangan untuk memburu kaum lesbi. Memang jumlah wanita Lesbian di Afrika Selatan mengalami grafik kenaikan yang tajam. Sayangnya, kenaikan itu malah menjadi bulan-bulan para lelaki dengan melakukan perkosaan.
Kasus pemeriksaan terhadap kaum lesbi, menjadi perhatian Kelompok pembela HAM di Afrika Selatan. Mereka memprotes pemerkosaan yang menargetkan kaum lesbian. Sekitar 25 anggota kelompok menggelar aksi di depan gedung Parlemen, Selasa (15/3).
Luleki Sizwe, nama kelompok tersebut, yang berarti ‘panduan bangsa’, merupakan kelompok kecil yang terdiri atas para aktivis lesbian. Dalam aksinya, kelompok yang berasal dari Cape Town ini juga menggelar kampanye online yang meminta Menteri Kehakiman Afsel, Jeff Radebe, untuk mengusut pemerkosaan tersebut yang semakin meningkat.
Kejahatan ini, kata mereka, merupakan kejahatan yang dilandasi kebencian dimana pria memperkosa wanita lesbian untuk ‘meluruskan’ atau ‘mengobati’ mereka dari disorientasi seksual.
Selama tiga bulan, organisasi ini mengumpulkan lebih dari 1.700 tanda tangan di seluruh dunia. Kampanye online ini juga memicu ribuan email kepada Radebe.
Pendiri Luleki Sizwe, Ndumie Funda, mengatakan Kami telah menunjukkan bahwa kami mampu memobilisasi puluhan ribu rakyat Afsel dan dunia. Kementrian kini tahu bahwa mereka tak lagi bisa mengacuhkan perjuangan panjang kami melawan pemerkosaan ini. Pertanyaannya sekarang apa yang akan mereka lakukan. Bola berada di tangan mereka. paparnya. o end