Selasa, 03 Mei 2011 00:15:54

Indonesia Harus Angkat Isu Penting Terkait ASEAN

Indonesia Harus Angkat Isu Penting Terkait ASEAN

Beritabatavia.com - Berita tentang Indonesia Harus Angkat Isu Penting Terkait ASEAN

Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) negara Asia Tenggara atau ASEAN, 4-8 Mei di Jakarta Hilton Convention Center (JHCC), Jakarta Pusat, dihimbau oleh ...

Indonesia Harus Angkat Isu Penting Terkait ASEAN Ist.
Beritabatavia.com - Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) negara Asia Tenggara atau ASEAN, 4-8 Mei di Jakarta Hilton Convention Center (JHCC), Jakarta Pusat, dihimbau oleh beberapa kalangan agar jangan sekedar basa-basi. Indonesia harus mampu mempertegas posisinya sebagai Ketua ASEAN dengan mengangkat beberapa isu penting.

Contohnya pencurian ikan di laut Indonesia yang marak dilakukan oleh Thailand dan Vietnam, serta pelanggaran perbatasan laut yang dilakukan Malaysia.

Riza Damanik, Sekjen Koalisi Rakyat Untuk Keadilan Perikanan (KIARA) mengatakan, dari 10 pencuri ikan terbesar dalam 15 tahun terakhir adalah 6 negara anggota organisasi negara Asia Tenggara ini. Seharusnya Indonesia bisa menekan anggota ASEAN agar menerapkan sanksi tegas pada pengusaha yang mencuri ikan. Apalagi mereka mencuri ikan, lalu dijual lagi ke Indonesia dengan harga yang murah. Akibatnya nelayan lokal terancam.

Kami sudah beberapa kali membicarakan soal pencurian ikan ini ke Sekretariat ASEAN namun belum ada perubahan berarti. Dari 1000 kapal asing yang masuk ke perairan Indonesia, pemerintah baru meringkus 200 kapal diantaranya. Hal ini menyebabkan maraknya praktik pencurian ikan di Indonesia.  Potensi kerugian yang ditimbulkan setiap tahun mencapai Rp 30 triliun, ujarnya ketika dihubungi, Selasa (3/5).

Belum lagi masalah perdagangan bebas antara ASEAN dan China (ACFTA).  Menko Perekonomian, Hatta Rajasa beberapa waktu lalu mengatakan pemerintah akan mengajukan keberatan atau complain kepada China jika memang terbukti negara itu melakukan dumping (menetapkan harga barang ekspor lebih murah dari yang dijual di dalam negeri).

Kita punya suatu mekanisme untuk complain, saya minta tim itu bergerak kalau memang ditemukan dumping ataupun suatu ketimpangan di dalam perdagangan bebas itu, maka kita bisa melakukan complain, ujar Hatta.

Kementerian Perindustrian melaporkan ada lima sektor industri yang terpukul akibat implementasi perjanjian perdagangan bebas antara ASEAN dan China (ACFTA). Kondisi ini terjadi karena China diyakini melakukan dumping.

Hasil survei yang dilakukan Kementerian Perindustrian langsung ke Shanghai dan Guangzhou, China, menemukan adanya praktek dumping untuk beberapa produk yang diekspor ke Indonesia.

Hatta melanjutkan pengajuan keberatan itu harus dilakukan untuk melindungi industri dalam negeri. Hatta mengatakan tim juga akan melakukan evaluasi tahunan secara menyeluruh terhadap industri dalam negeri setelah perjanjian perdagangan bebas ini.

Menurut Hatta, jika dalam evaluasi nanti ditemukan neraca perdagangan Indonesia-China defisit, maka tim RI juga akan mengajukan keberatan kepada China untuk menyeimbangkan kembali. O brn
Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Minggu, 21 April 2024
Jumat, 15 Maret 2024
Sabtu, 09 Maret 2024
Rabu, 06 Maret 2024
Kamis, 01 Februari 2024
Minggu, 10 Desember 2023
Minggu, 01 Oktober 2023
Jumat, 22 September 2023
Rabu, 23 Agustus 2023
Kamis, 13 April 2023
Sabtu, 01 April 2023
Kamis, 30 Maret 2023