Beritabatavia.com -
Kejaksaan Agung (Kejagung) harus segera mengajukan Peninjauan Kembali (PK) dalam kasus korupsi Sisminbakum yang melibatkan Romli Atmasasmita. Hal tersebut disampaikan Ketua presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta Pane dalam siaran persnya.
Menurut Neta, empat alasan kenapa Kejagung harus mengajukan PK dalam kasus Romli. Pertama, alasan Keadilan. Kedua, alasan Konsistensi. Ketiga, alasan Profesionalitas. Keempat, alasan agar Kejagung tidak dinilai Diskriminatif.
Pasalnya, dalam kasus unjuk rasa buruh di Medan yang melibatkan Muhtar Pakpahan, Kejagung mengajukan PK. Akibatnya Ketua Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) tersebut diganjar hukuman Empat tahun penjara karena PK Kejagung diterima Mahkamah Agung (MA).
Padahal, PK yang diajukan Kejagung saat itu menuai kontraversial, namun tak menghiraukannya. Bercermin dari kasus ini IPW menilai, tak ada alasan bagi Kejagung untuk tidak mengajukan PK dalam kasus Romli. Kasus demo saja PK, koq kasus korupsi Kejagung enggan. Tanya Neta.
Maka, Neta melanjutkan, tak ada alas an Kejagung untuk tidak mengajukan PK terkait kasus dugaan korupsi Sisminbakum yang melibatkan Romli. Mengingat, kasus korupsi di Indonesia sudah menjadi fenomena yang sangat mencemaskan, sebab sudah semakin meluas dan menjadi salah satu faktor penghambat utama pelaksanaan pembangunan serta merusak citra pemerintah. Dengan mengajukan PK kasus Sismibakum, Kejaksaan berarti dapat memahami rasa keadilan masyarakat, sekaligus menunjukan bahwa Kejagung konsisten, profesional dan tidak diskriminatif.
Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum Fadhil Zumhana menyeret terdakwa Romli ke pengadilan negeri Jakarta Selatan pada 4 Mei 2009 silam. Romli didakwa lewat PT Sarana Rekatama Dinamika dan Koperasi Pengayoman Departemen Kehakiman mewajibkan notaris membayar lebih dari ketentuan. Akibatnya, Romli diancam dengan hukuman maksimal 20 tahun penjara.
Secara moral Kejagung harus mempertahankan dakwaan yang disampaikan jaksanya tersebut, dengan cara mengajukan PK dalam kasus Romli. Sehingga Kejagung dinilai konsisten, profesional, dan tetap dipercaya aparat bawahannya, yang sudah bekerja keras menangani kasus korupsi Sisminbakum ini. 0 son