Beritabatavia.com -
Dewan Perwakilan Daerah (DPD) bersedia melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi untuk mengawasi pembangunan gedung DPD di setiap daerah. Wakil Ketua DPD La Ode Ida mengatakan, lembaganya sudah lama menjalin kerjasama dengan KPK. La Ode mengklaim, proses pembangunan gedung DPD tidak bermasalah.
KPK bisa terlibat proyek ini, memantau. Jadi mulai melihat proses administrasinya, prosesnya juga terbuka, dipantau semuanya. Jadi tidak ada problem di situ , ujarnya di Jakarta, Selasa (28/6).
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal DPD Siti Nurbaya mengatakan, pembangunan gedung DPD secara nasional bakal menelan dana lebih dari 700 miliar rupiah. Masing-masing daerah membutuhkan dana sekitar 15 hingga 40 miliar rupiah. O ant/brn