Beritabatavia.com -
Lumbung Informasi Rakyat (Lira) menemukan indikasi praktik penyelendupan puluhan unit motor gede (Moge) oleh PT AG lewat pelabuhan Tanjungpriok, Jakarta Utara. Selain itu LIRA juga menemukan barang-barang lainnya yang diselundupkan seperti miras, handphone.
Presiden Lira, Yusuf Rizal mengatakan, pihaknya akan melaporkan dugaan praktik merugikan negara itu ke Mabes Polri, Komisi III dan Komisi IX DPR RI serta Menteri Keuangan dan Panglima TNI.
Menurut Rizal, pihaknya mendapat informasi ada dua kontainer berisi puluhaan Moge diselundupkan lewat pelabuhan Tanjungpriok. Dua kontainer itu masuk secara ilegal, karena data yang tertera dalam Pemberitahuan Barang Impor (PBI) tidak sesuai dengan isinya, kata Jusuf Rizal, Rabu (13/7).
Dia melanjutkan, data di PBI tertera kedua kontainer itu atas nama perusahaan PT SG, barang tersebut tertulis engine sparepart. Namun investigasi jaringan LIRA menemukan bahwa kedua kontainer itu berisi puluhan unit Moge. Kita mendesak Direktorat Jendral (Dirjen) Bea dan Cukai segera segera membongkar kasus ini, katanya.
Akibat penyelundupan puluhan Moge itu diperkirakan negara akan mengalami kerugian ratusan miliar. Rizal mengungkapkan, sebelumnya Lira juga menemukan kasus penyelundupan lainnya seperti miras dan handphone. Rizal tidak menyangkal, bila ada oknum aparat yang terlibat dalam praktik penyelundupan itu. 0 son