Beritabatavia.com -
Hingga akhir tahun 2012, diperkirakan ada sekitar 21 mal baru yang akan berdiri di ibu kota. Sebagian besar diantaranya, saat ini telah menjalani proses pembangunan.
Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo mengatakan, IMB yang dikeluarkan mal-mal tersebut dikeluarkan sebelum diterbitkannya kebijakan moratorium mal di DKI Jakarta. Kalau yang sudah memperoleh izin, tentu saja tidak bisa menerapkan moratorium itu, karena mereka sudah mengantongi izinnya. Memang ada yang masih berjalan, tapi saya tidak tahu jumlah persisnya berapa, ujar Fauzi Bowo di Balaikota DKI Jakarta, Rabu (11/1).
Untuk itu, ditegaskan Fauzi, pihaknya akan terus melakukan evaluasi perizinan mal yang luasnya lebih dari 5 ribu meter persegi. Sebab, masih banyak wilayah di DKI Jakarta yang belum terisi dengan pusat perbelanjaan seperti di Jakarta Barat. Karena itu, pembangunan pusat perbelanjaan tersebut akan dialihkan ke wilayah yang belum banyak memiliki mal.
Itulah yang menjadi pertimbangan kami untuk melakukan moratorium mal. Kami ingin melakukan penataan mal di Jakarta. Yang jelas, sesuai dengan komitmen saya mengeluarkan moratorium, itu berarti kita tidak akan keluarkan izin lagi. Nanti kita evaluasi lagi, katanya.
Kepala Dinas Tata Ruang DKI Jakarta, Wiriyatmoko mengakui adanya proses pembangunan puluhan mal di Jakarta sepanjang tahun ini. Hanya saja, dirinya tidak mengetahui pasti berapa jumlah mal yang akan dibangun tahun ini.
Jumlahnya puluhan, saya tidak tahu jumlah pasti berapa. Jangan dilebih-lebihkan, yang dibangun hingga tahun ini sudah mendapat izin lebih dulu sebelum moratorium mal diberlakukan tahun lalu, ujarnya.
Sementara itu, Associate Director Research Colliers International Indonesia, Ferry Salanto menyatakan, moratorium mal tidak banyak berpengaruh karena izin yang sudah dikantongi pengembang sebelum peraturan dikeluarkan. Dia menghitung, tahun ini pasokan kumulatif mal di Jakarta bakal tumbuh 5,6 persen atau seluas 335.456 meter persegi meter persegi. Pertumbuhan yang diramalkan bahkan lebih tinggi dibanding tahun lalu, di mana pasokan bertambah 4,5 persen menjadi 5,95 juta meter persegi.
"Selama tahun 2012 hingga 2013 di Jakarta akan ada tambahan 21 pusat perbelanjaan baru. Total luas lantainya mencapai 827.376 meter persegi. Di antara pasokan mal-mal baru tersebut, separuhnya sudah melebihi 50 persen tahap konstruksi. O brn