Beritabatavia.com -
Warga Kota Tangerang Selatan khawatir dengan kejadian puting beliung. Pasalnya, pada bulan Januari hingga Februari 2012 rawan akan terjadinya puting beliung karena perubahan cuaca.
Hujan sering terjadi secara tiba-tiba, setelah panas terik. Biasanya didahului dengan angin kencang. Kami takut jika ada kejadian pohon tumbang seperti di Jakarta yang memakan korban jiwa, ujar Ricky, warga Pamulang, Tangerang Selatan, Kamis (26/1).
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah II Ciputat, Subardjo mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap ancaman angin puting beliung jika melihat munculnya awan tebal setelah panas terik.
Ini merupakan karakteristik di masa transisi dari musim kemarau ke musim penghujan. Pertumbuhan awan yang aktif di masa transisi ini bisa menyebabkan puting beliung dan petir, ungkapnya.
Dikatakan Subardjo ancaman puting beliung di Kota mengalami kondisi kerawanan puting beliung ini diprediksi akan terjadi hingga bulan februari.
Masyarakat kami minta waspada jika di sekitar tempat tinggal mendapati fenomena munculnya awan tebal di siang hari. Di masa transisi ini, pembentukan awan tebal jenis kumulonimbus yang terjadi setelah adanya pemanasan sangat berpeluang memunculkan puting beliung, terangnya. Ia menerangkan ketika awan kumulonimbus ini akan pecah menjadi butiran hujan, di saat itulah biasanya didahului dengan puting beliung dan petir secara tiba-tiba.
Hujan yang terjadi umumnya sifatnya lokal dan dalam waktu singkat. Lamanya angin puting beliung bervariasi tergantung kekuatan awan yang terbentuk. Namun, seringkali akan berlangsung sekitar 5-10 menit, ucapnya. Kecepatan angin puting beliung, kata dia, juga berbeda- beda. Bisa menjadi sangat cepat ketika pertumbuhan awan kumulonimbusnya juga tinggi.
Biasanya puting beliung terjadi memasuki paerubahan musim hujan ke musim kering maupun sebaliknya, katanya.
Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangsel Zulfuad menuturkan ancaman puting beliung walaupun belum terjadi di Kota hasil pemekaran Kabupaten Tangerang ini pihaknya akan mewaspadai dengan mensiapsiagakan untuk meminimalisir korban.
Untuk bencana alam, banjir, longsor maupun kita sudah siap siaga mulai dari personel hingga peralatan evakuasi, ucapnya. O brn