Beritabatavia.com -
Warga Jakarta meminta kepada Pemprov DKI agar menggelar pasar sembako murah di wilayahnya.
Kan yang lebih tahu wilayahnya harusnya Gubernur, bukan menteri, ujar Ny Setyowati, warga Cipayung, disela-sela pasar murah BUMN di Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (4/4).
Menurut dia, pasar murah di Jakarta sangat berguna untuk meringankan beban warga miskin. Apalagi di wilayah yang terkena banjir dua hari belakangan. Pasti sangat berguna, lanjut ibu dua anak ini.
Menteri BUMN Dahlan Iskan, Rabu pagiĀ memang mendadak menjadi pedagang sembako di Pasar Murah BUMN, di GOR Ciracas, Jaktim.
Mengenakan kaos kerah berwarna putih, Dahlan ikut menjajakan paket sembako yang sudah disiapkan panitia Pasar Murah BUMN, PT Bank Mandiri, PT Jamsostek, dan PT Jasa Raharja
Mantan Dirut PT PLN ini datang sekitar pukul 09:00 WIB langsung meninjau pelaksaan pasar murah yang digelar dalam membantu masyarakat yang kurang mampu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Sambil menukar kupon yang diberikan warga, Dahlan dengan sigap memberikan bungkusan sembako berisi 10 kilogram beras, 1 kilogram gula pasir, 1 kilogram minyak goreng.
Paket senilai Rp100.000 itu dijual kepada masyarakat yang kurang berkecukupan seharga Rp30.000 per paket.
Disela-sela membagikan paket tersebut, Dahlan menyempatkan diri berdialog dengan warga yang umumnya kalangan ibu.
Bagaimana, murah gak bu paketnya. Alhamdulillah..., ujar Dahlan, sambil menyalami sejumlah warga yang antre dengan tertib untuk menukarkan kupon sembako.
Melihat Dahlan yang dengan sigap menerima kupon dan menukarnya dengan sembako, Dirut BUMN Zulkifli Zaini, Dirut Jamsostek Hotbonar Sinaga, dan Dirut Jasa Raharja Sudirja Anwar juga ikut aktif membagikan paket-paket itu.
Pada program Pasar Murah BUMN ini dialokasikan dana sebesar Rp1,1 miliar yang dialokasikan Bank Mandiri sebesar Rp500 juta, Jamsostek Rp400 juta, dan Jasa Raharja Rp200 juta.
Dana sebesar itu untuk menyediakan sebanyak 11.000 paket yang disebar di wilayah Ciracas, Cipayung, dan Cimanggis, Jakarta Timur. O brn