Beritabatavia.com -
Demam berdarah di sejumlah wilayah DKI menunjukkan trend menaik. Awal tahun 2012, DBD naik dari bulan Januari hingga Maret. Tiap bulan rata-rata kenaikan 10-15 persen.
Tak terkecuali di Jakarta Pusat. Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat, Angliana Dianawati menjelaskan sejak awal Januari 2012, kasus DBD di wilayah tugasnya terus meningkat.
Diuraikannya, peningkatan kasus DBD per bulan antara 10 15 persen yang terdiri dari Januari 53 kasus, Februari 79 kasus, dan Maret 86 kasus.
Uniknya, Angliana mengatakan, peningkatan kasus yang korbannya bisa meninggal dunia tersebut masih dalam batas kewajaran.
Peningkatan itu masih dalam batas wajar, ujarnya, Kamis (12/4).
Sementara itu, belum diketahui kecamatan maupun kelurahan apa saja yang terkena serangan nyamuk berdarah tersebut.
Labih lanjut, Angliana menjelaskan, kasus serangan DBD tertinggi dapat terjadi dilokasi yang padat penduduk. Tergantung dari jumlah penduduk. Semakin padat dan ramai, semakin besar kemungkinan terkena serangan nyamuk demam berdarah," katanya.
Untuk menghindarkan warga dari penyakit mematikan tersebut, Angliana menuturkan telah melakukan beberapa program dan kegiatan dalam rangka menekan angka kasus DBD yang kian meningkat tajam.
Program tersebut antara lain, penyuluhan kepada masyarakat untuk menjaga lingkungan lebih bersih, meningkatkan pemberatasan sarang nyamuk, menguatkan koordinasi dengan lintas sektoral terkait, dan meningkatkan kelompok kerja berantas DBD.
Bahkan, jadwal pemberantasan sarang nyamuk seperti menguras, mengukur, dan menutup, diakui Angliana terus dilakukan seminggu sekali, yakni tiap hari Jum'at.
Meski demikian, kasus DBD dalam tiga bulan ini terus meningkat. Jika dibandingkan dalam tiga tahun terakhir, tahun 2010 terdiri dari 275 kasus. Tahun 2011 meningkat menjadi 627 kasus selama setahun tersebut. Kasus DBD tahun 2011 tersebut terdapat di empat lokasi rawan yaitu tiga diantaranya terdapat dikelurahan Sawah Besar: Kel. Mangga Dua Selatan, Kel. Karang Anyar, dan Kel. Pasar Baru. Satu lagi di Kecamatan Cempaka Putih Kel. Rawa Sari.
Sementara itu, kasus DBD tahun 2012 selama tiga bulan terakhir telah mencapai 218 kasus. Jika kasus DBD tidak diantisipasi secara serius, diprediksikan kasus DBD akan meningkat. O brn