Beritabatavia.com -
Para lurah dan camat di Jakarta diminta agar lebih serius dan melakukan terobosan baru untuk menangani masalah sampah. Setidaknya, perlu ada kawasan kebanggaan di setiap wilayah masing-masing sehingga dapat menjadi contoh bagi daerah lainnya.
Rendahnya tingkat kesadaran warga dalam menjaga kebersihan membuat perlunya suatu gerakan moral mengajak warga ibu kota mewujudkan Jakarta Bersih. Melalui gerakan ini, diharapkan budaya lingkungan bersih akan tercipta.
Ketua KPMJ, Arif Rahman Hakim mengatakan, gerakan moral ini semata-mata untuk mendorong warga menciptakan budaya lingkungan bersih dan sehat. Sebab, masyarakat dinilai turut bertanggungjawab dalam menjaga kebersihan lingkungan, sehingga masalah kebersihan itu tidak hanya urusan Pemprov DKI Jakarta saja.
Gerakan ini berupa pemberdayaan masyarakat dalam menjaga kebersihan. Kegiatan ini juga tidak terkait dengan Adipura. Hanya saja, karena masih banyak masyarakat yang cuek dengan kebersihan maka kami mengajak untuk mewujudkan budaya bersih, ujar Arif Rahman,
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Fadjar Panjaitan mengatakan, gerakan ini sangat bagus untuk membangkitkan kembali kesadaran masyarakat tentang kebersihan lingkungan. Selama ini, slogan menjaga kebersihan masih sebatas pada tahap teori. Mulai sekarang, harus menjadi gerakan yang nyata dan jadikan gerakan ini sebagai bagian dari kehidupan masyarakat Jakarta, kata Fadjar. O brn