Beritabatavia.com -
Pemimpin atau pejabat di DKI Jakarta harus mau terjun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi warga sekaligus bersilahturahmi. Ini harus menjadi salah satu kegiatan rutin, baik dilakukan saat aksi bersih, Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), solat Jumat bersama maupun kegiatan lainnya dan jangan hanya duduk dibelakang meja dan menunggu laporan bawahan.
Kalau tak ada waktu untuk silahturahmi atau melihat secara langsung warganya tentunya sangat disayangkan karena semua persoalan serta permasalahan dapat diselesaikan jika pejabat atau pemimpin dapat mengenali lingkungan serta wilayahnya, tegas Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo didampingi Walikota Jaksel Anas Efendi dan Camat Setiabudi Ma'mur saat solat jumat di Masjid Tangkuban Perahu, Kel. Guntur, Setiabudi, Jaksel, akhir pekan lalu.
Menurut Bang Foke panggilan akrab Fauzi Bowo, banyak turun ke lapangan atau bersilahturahmi tentunya memiliki arti tersendiri bagi penanganan wilayah yang ada bahkan sedikit banyak membuat warga di wilayah tersebut sangat senang dan merasa diperhatikan oleh pejabat yang bersangkutan.
Saya sejak dulu berpesan kepada seluruh pejabat di DKI Jakarta baik lurah, camat dan walikota serta lainnya harus mengetahui wilayah itu sendiri. Jika masih ada pejabat yang enggan turun ke lapangan untuk memantau wilayahnya tentunya sangat disayangkan, ujarnya. O brn