Beritabatavia.com -
Warga Johar Baru, Jakarta Pusat, punya harapan gubernur baru nanti bisa menghentikan tawuran yang kerap terjadi di sana. Sudah bukan rahasia lagi, tinggal di tempat ini harus siap mental, karena tawuran bisa terjadi kapan saja.
Seorang pekerja salon terkenal di Sarinah Thamrin, Jo, mengatakan bahwa tinggal di Johar Baru seperti mengikuti acara uji nyali, harus siap lahir batin.
Warga lain bernama Ati Rohati (59), berkata, Saya berharap Jakartanya aman, jangan banyak tawuran, ujarnya. Dia ditemui di lokasi kampanye terbuka Hidayat Nur Wahid-Didik J Rachbini, di Johar Baru, Jakarta Pusat, Selasa (27/6) siang.
Selain Jakarta lebih aman, Ati juga berharap pemimpin baru Jakarta bisa lebih merakyat serta memberikan pengobatan dan sekolah gratis untuk warga kurang mampu.
Masalah keamanan juga menghantui Yati Susilowati (43). Dia selalu cemas apabila dua anaknya terlambat pulang dari bersekolah.
Saya takut kalau anak saya belum pulang sekolah. Takut anak saya jadi korban tawuran, kata dia. Tawuran di sana memang sudah pada tahap menakutkan, yang menurut dia, bisa mematikan warga karena sangat sering melibatkan senjata tajam.
Jika ada tawuran, kata dia, banyak sekali warga yang langsung masuk rumah sambil mencemaskan keselamatan anak dan suami yang kebetulan sedang berada di luar rumah.
Selain padat dan kumuh, wilayah Johar Baru merupakan salah satu kelurahan berketinggian rendah di Jakarta dan rawan banjir. Harapan lain kepada gubernur baru DKI Jakarta adalah turun langsung mengatasi banjir.
Yang paling menderita saat banjir adalah bayi-bayi yang jadi korban. Kalau banjir makanan susah, popok tidak kering, susu juga susah karena ibunya kurang makan, sebutnya. O brn