Selasa, 11 September 2012 20:42:09

Pembebasan Lahan Untuk JLNT Antasari Masih Terhambat

Pembebasan Lahan Untuk JLNT Antasari Masih Terhambat

Beritabatavia.com - Berita tentang Pembebasan Lahan Untuk JLNT Antasari Masih Terhambat

Sebanyak 96 bidang tanah di Cilandak, Cipete dan Kebayoran Baru yang akan dilalui Proyek  Jalan Layang Non Tol (JLNT) Antasari belum dituntaskan ...

Pembebasan Lahan Untuk JLNT Antasari Masih Terhambat Ist.
Beritabatavia.com - Sebanyak 96 bidang tanah di Cilandak, Cipete dan Kebayoran Baru yang akan dilalui Proyek  Jalan Layang Non Tol (JLNT) Antasari belum dituntaskan pembebasannya, karena ketidaksepahaman masalah harga ganti rugi.

'Yang jelas pekerjaan di lapangan sekitar 90 persen sudah selesai semua mulai dari underpass Jl. Trunojoyo, Blok M hingga perempatan Jl. Jeruk Purut, Cipete Selatan,'tutur Walikota Jakarta Selatan didampingi Asisten Pembangunan setempat, Tri Wahyuning Diah.

Kegiatan Pemkot Jaksel dalam pembangunan proyek itu, lanjut Tri, adalah melakukan pembuatan pagar pembatas JLNT di kanan dan kiri serta melakukan musyawarah ganti rugi lahan di Cipete Selatan.

 'Ada sekitar 96 bidang tanah yang belum dibebaskan dan taraf negoisasi atau musyawarah dengan warga sekitar,' ujar Tri.

96 bidang tanah itu terdiri dari 62 bidang tanah seluas 3.842 m2 berada di Kel. Cipete Selatan, 5 bidang tanah seluas 3.396 M2 di Cilandak Barat dan 29 bidang tanah seluas 272 M2 berada di Kel. Pulo, Kebayoran Baru.

Kepala Tata Ruang dan Lingkungan Hidup Jaksel, Shita mengatakan, dari 62 bidang tanah di Kel. Cipete Selatan yang menjadi prioritas pembebasan lahan untuk JLTN sekitar 28 bidang karena ini berkaitan dengan proyek pembangunan JLNT.

Kegiatan pembangunan JLNT Antasari " Blok M diperkirakan menelan dana sekitar Rp 1,2 trilyun kini sudah selesai sekitar 90 persen dan diharapkan dapat mengatasi kemacetan maupun kesemrawutan di ruas jalan tersebut, termasuk proyek pembangunan MRT di sepanjang Jl. Raya RS Fatmawati.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI Jakarta, Ery Basworo beberapa waktu lalu mengatakan, jalan layang ini juga bisa menjadi alternatif bagi mereka yang biasa menggunakan Jl Fatmawati. Manfaat kehadiran jalan ini akan terasa saat pembangunan konstruksi MRT mulai dilakukan pada 2013 nanti.

'JLNT ini akan meminimalisasi dampak pembangunan MRT terhadap arus lalu lintas,' katanya.  O brn
Berita Lainnya
Kamis, 21 September 2023
Rabu, 13 September 2023
Selasa, 29 Agustus 2023
Kamis, 17 Agustus 2023
Senin, 12 Juni 2023
Minggu, 19 Maret 2023
Jumat, 17 Februari 2023
Sabtu, 11 Februari 2023
Rabu, 14 Desember 2022
Sabtu, 19 November 2022
Jumat, 17 Juni 2022
Selasa, 19 April 2022