Beritabatavia.com -
Warga penghuni ITC Mangga Dua yang dimotori Fifi Tanang dan apartemen ITC Roxy yang dikomandoi Agus Tanjung berencana menggelar demo besar-besaran di Balai Kota. Pasalnya warga mengaku merasa sangat dirugikan oleh PT Duta Pertiwi yang menjadi developer kedua apartemen tersebut. Selain masalah Fasos/Fasum yang tidak sesuai dengan janji-janji pengembang, warga yang notabene adalah pemilik apartemen mengaku tidak dilibatkan dalam struktur kepengurusan Persatuan Penghuni Rumah Susun (PPRS). Dengan demikian praktis aspirasi warga tidak tersalurkan sebagaimana mestinya.
Konon menurut warga dalam kepengurusan PPRS itu banyak diisi oleh Karyawan PT Duta Pertiwi. Sehingga keberadaan mereka tidak lebih hanya sekedar kepanjangan tangan dari pengembang.Selain persoalan kepengurusan PPRS, warga yang telah melunasi cicilan apartemen juga mengaku dipersulit ketika hendak memperpanjang Sertifikat Hak Guna Bangunan yang telah berakhir masanya. Dengan dalih sertifikat itu hingga saat ini masih atas nama pengembang. Bertumpuknya masalah itu yang mengakibatkan warga berencana mengadukan berbagai persoalan itu ke Jokowi. Warga berharap Gubernur atau Wakil Gubernur bisa memerintahkan ke dinas terkait untuk menyelesaikan itu.
Sementara Koordinator LSM Tjahaja Nurani Bangsa (LSM), Gugus Elmo Rais ketika dikonfirmasi terkait rencana warga tersebut mengaku mendukung. Karena pendekatan persuasif yang dilakukan warga selama ini tidak membuahkan hasil.kami telah mempersiapkan beberapa skenario perlawanan, sehingga aspirasi warga itu bisa terakomodasi ujar Gugus. Aksi itu menurut Gugus juga dimaksudkan untuk mengukur komitemen pasangan Jokowi-Ahok terhadap nasib warganya yang merasa teraniaya.0 gam