Beritabatavia.com -
Jalan Layang Non Tol rute Antasari-Blok M secara resmi telah diuji coba oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU) DKI Jakarta, Selasa (15/1/2013). Sayangnya kondisi jalannya masih compang-camping.
Kondisi aspal pada jalan layang tersebut juga kurang mulus atau rata. Pengendara dapat merasakan permukaan jalan yang sedikit bergelombang pada saat memacu kendaraan.
Sambungan jalan yang terbuat dari besi juga berbunyi kencang bila dilindas ban kendaraan. Selain itu, rambu-rambu penunjuk arah yang dipasang juga masih minim. Terkesan ujicoba ini terlalu dipaksakan.
Jalan layang sepanjang 4,8 kilometer ini terbagi dalam dua lajur. Lajur selatan ke utara dimulai dari underpass Lapangan Bhayangkara Mabes Polri sampai Jalan Raya Pengeran Antasari. Lajur sebaliknya dimulai dari lampu merah Cipete dengan dua turunan keluar yakni di lampu merah Prapanca dan Blok M.
Memang sudah ada pengendara yang memanfaatkan jalan layang tersebut. Jumlah mobil yang melintas pada dua lajur masih bisa dihitung dengan jari. Bahkan tak sedikit mobil yang mundur balik untuk keluar dari jalan layang karena mengira jalan layang belum bisa dilintasi.
Meski Jalan Layang Non Tol Antasari-Blok M hanya diperuntukkan bagi pengendara mobil pribadi, ada juga pengendara sepeda motor yang naik ke jalan layang. o day