Beritabatavia.com -
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), mengatakan
Pemprov DKI menyiapkan unit-unit rumah susun di Marunda, Pulo Gebang dan
Pegadungan untuk memindahkan warga Pluit yang kebanjiran.
Menurut
dia, ada sekitar 6.000 unit tempat kosong di ketiga lokasi kompleks
rumah susun itu yang bisa ditempati oleh warga Pluit dengan biaya sewa
Rp300 ribu per bulan.
'Nanti nggak semua orang masuk, harus bisa buktikan kalau warga DKI,' katanya di Jakarta, Senin (21/1).
Ahok
juga mengatakan, pihaknya akan menyiapkan fasilitas angkutan, balai
kesehatan, pasokan listrik serta sekolah di rumah-rumah susun itu.
Pemerintah,
ia melanjutkan, juga melengkapi unit-unit rumah susun yang disediakan
dengan perabotan rumah tangga. 'Jadi tinggal bawa badan saja ke sana,'
kata Ahok.
Ia menjelaskan, pemindahan warga dilakukan untuk
membersihkan kawasan Waduk Pluit dari pemukiman warga, yang selama ini
membuat aliran air waduk terhambat.
'SK-nya 80 hektare milik Pemprov, tapi yang terjadi rumah-rumah liar ada 15 ribu di sana,' kata dia. O brn