Beritabatavia.com -
Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo mengaku akan memanggil pihak yang berwenang dari delapan rumah sakit yang menolak bayi Dera Nur Anggraini yang meninggal setelah ditolak oleh RS tersebut.
'Saya sudah meninjau delapan RS tersebut, dan mendapati bahwa sebagian kamar mereka penuh. Ada juga yang takut menangani karena tidak punya ICU khusus untuk bayi,' ujar Jokowi di Balaikota, Senin (18/2).
Jokowi sependapat dengan Wagub Ahok, bahwa RS di Jakarta kurang ruang perawatan untuk anak, serta fasilitas kelas III yang masih tidak memadai.
Jokowi juga mengaku ingin mendengar sejelas-jelasnya dari pihak RS, apakah memang pada saat itu benar-benar penuh.
'Nanti akan ada sanksi, namun saya harus pastikan kondisi sesungguhnya,'jelas Jokowi. O brn