Beritabatavia.com -
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mendukung penuh rencana Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) untuk membangun rumah susun sewa sederhana (Rusunawa) khusus buruh.
Ia mengatakan Jakarta memerlukan fasilitas rumah susun yang ditujukan
khusus untuk pekerja atau buruh karena DKI memiliki sekitar 2,2 juta
buruh.
'Penting karena biaya transportasi di Jakarta memang mahal,' katanya saat konferensi pers usai penandatanganan MOU di Hotel Sultan, Jakarta, akhir pekan ini.
Menurutnya,
biaya transportasi di Jakarta bisa mencapai Rp500-600 ribu per bulan.
Sehingga diperlukan kawasan permukiman yang dekat dengan tempat bekerja.
Program ini bagus karena letaknya di dekat kawasan industri, katanya.
'Kami dukung penuh rencana yang akan dilakukan oleh Kemenpera,' kata Jokowi
DKI sendiri sudah menyiapkan lahan salah satunya di Rawa Bebek dengan luas 17 hektar. Menurut dia, lahan tersebut mampu memuat 14 blok rusun.
Tahun ini Kemenpera akan bangun enam, mudah-mudahan ditambah lagi delapan. Tapai kalau tidak ya kami bangun sendiri, demikian katanya.
Sementara itu, Menteri Perumahan Rakyat, Djan Faridz menilai pembangunan rumah susun sewa sederhana (Rusunawa) berguna untuk kesejahteraan buruh. Dia juga menyatakan rusun ini akan dibangun dekat kawasan industri.
Pada penandatanganan MOU kerjasama Kementerian Perumahan Rakyat dan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi dengan Gubernur Provinsi se-Indonesia di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat, Djan mengungkapkan harga sewa rusun ini terbilang murah, sekitar Rp350-500 ribu per bulan. O brn