Kamis, 02 Mei 2013 22:18:05

Menunggu 24 Tahun, MRT Resmi Diluncurkan

Menunggu 24 Tahun, MRT Resmi Diluncurkan

Beritabatavia.com - Berita tentang Menunggu 24 Tahun, MRT Resmi Diluncurkan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi meluncurkan proyek pembangunan sarana transportasi masal atau Mass Rapid Transit (MRT) tahap pertama. ...

Menunggu 24 Tahun, MRT Resmi Diluncurkan Ist.
Beritabatavia.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi meluncurkan proyek pembangunan sarana transportasi masal atau Mass Rapid Transit (MRT) tahap pertama. Megaproyek ini direncanakan selesai pada 2017.

Dengan dilakukannya peluncuran atau soft launching proyek tersebut, maka secara resmi pembangunan MRT di ibukota sudah dimulai.

Akhirnya , setelah 24 tahun, dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, pembangunan MRT di Jakarta dimulai, kata Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) dalam acara soft launching proyek MRT di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Kamis (2/5) sore.

Setelah dilakukan soft launching, sambung Jokowi, selanjutnya pembangunan fisik sarana transportasi masal tersebut diserahkan sepenuhnya kepada PT MRT Jakarta dan para pemenang tender.

Mengenai pengerjaan fisiknya, itu kita serahkan kepada PT MRT Jakarta. Bisa dimulai hari ini juga atau besok, itu urusan PT MRT Jakarta. Yang penting, kita minta agar secepatnya pengerjaan fisik dimulai, ujar Jokowi.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT MRT Jakarta Dono Boestami juga secara resmi mengumumkan nama-nama pemenang tender MRT.

Setelah sebelumnya kita lakukan lelang untuk proyek pembangunan MRT, akhirnya kita telah menetapkan para pemenangnya. Mereka juga sudah resmi menjadi pemenang karena sudah melewati masa sanggah selama lima hari kerja, katanya.

Konsorsium Jepang-BUMN

Menurut Boestami, ada dua konsorsium yang menjadi pemenang tender untuk tiga paket MRT bawah tanah (underground), antara lain Shimizu-Obayashi-Wijaya Karya-Jaya Construction Joint Venture untuk dua paket. Sementara itu, Sumitomo Mitsui Construction Company (SMCC)-Hutama Karya Joint Operation untuk satu paket.

Seperti diketahui, pengerjaan proyek MRT dibagi menjadi delapan paket konstruksi sipil. Rinciannya, tiga konstruksi sipil bawah tanah (underground), tiga konstruksi sipil layang dan dua paket pengadaan sistem dan rolling stock (pengadaan kereta).

Dari delapan paket tersebut, enam paket sudah dilakukan lelang tender terlebih dahulu, yakni tiga paket bawah tanah dan tiga paket layang. Konstruksi sipil MRT bawah tanah dikerjakan terlebih dahulu karena waktu pembangunannya lebih lama dibandingkan dengan konstruksi layang.

Dari hasil lelang tiga paket underground senilai Rp3,6 triliun, terpilih dua konsorsium dari total tujuh konsorsium gabungan perusahaan Jepang dan perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mengikuti lelang tender. O brn
Berita Lainnya
Kamis, 21 September 2023
Rabu, 13 September 2023
Selasa, 29 Agustus 2023
Kamis, 17 Agustus 2023
Senin, 12 Juni 2023
Minggu, 19 Maret 2023
Jumat, 17 Februari 2023
Sabtu, 11 Februari 2023
Rabu, 14 Desember 2022
Sabtu, 19 November 2022
Jumat, 17 Juni 2022
Selasa, 19 April 2022