Beritabatavia.com -
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengaku gagal mendatangkan 1000 unit bus tahun ini.
Wagub DKI, Basuki T Purnama (Ahok), mengatakan, target pengadaan 1.000 unit bus
sedang untuk menggantikan armada angkutan umum yang sudah tak layak
jalan di ibukota tahun ini belum sempat terealisasi.
'Rencana
pengadaan 1.000 unit bus sepertinya tidak bisa kita realisasikan pada
tahun ini. Makanya, tahun depan kita harus mengubah strateginya. Salah
satu caranya, yaitu menggunakan e-katalog,' ujar Ahok di Balaikota DKI, Selasa (10/9).
Karena itu, pihaknya akan menerapkan penggunaan katalog elektronik atau e-katalog terkait rencana pengadaan armada angkutan umum mulai 2014.
'Pengadaan armada angkutan umum melalui proses lelang cenderung berjalan lama. Supaya cepat, kita mau gunakan e-katalog mulai tahun depan,' kata dia.
'Kalau menggunakan e-katalog, maka tidak ada lagi kegagalan dalam lelang dan rencana pengadaan armada angkutan umum bisa direalisasikan dengan cepat. Tidak perlu tunggu-tunggu lagi,' katanya.
Ia mengungkapkan jika e-katalog sudah mulai diterapkan, maka Pemprov DKI akan menambah target pembelian bus sedang, yakni dari yang semula 1.000 unit menjadi 3.000 unit pada tahun depan.
'Mau bagaimana lagi. Target kita 1.000 unit bus sedang tahun ini gagal. Berarti, tahun depan harus kita perbaiki perencanaannya, sekaligus meningkatkan targetnya. Tidak tanggung-tanggung, kita mau beli 3.000 unit,' pungkas Ahok. O brn