Beritabatavia.com -
Perbedaan gaya kepemimpinan dalam suatu daerah seharusnya tidak menjadi masalah, kecuali jika sudah berbeda prinsip, atau ada kepentingan politik yang tidak diketahui atau tidak boleh diketahui publik.
Di Jakarta, semua tahu perbedaan gaya memimpin antara Jokowi dan Ahok.
Perbedaan pertama antara Jokowi dengan Ahok yaitu dari sikap saat menghadapi pegawai negeri sipil (PNS) di jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
'Kalo Ahok melihat PNS DKI Jakarta yang kerjanya tidak benar langsung marah berteriak-teriak dan besoknya langsung dipecat.
Tetapi kalau saya tidak pernah marah, tetapi PNS nya besoknya hilang,'ujarnya yang saat memberikan kuliah tamu di depan Mahasiswa Universitas Surabaya (Ubaya), Surabaya, Jawa Timur, dengan tema 'Memperkokoh Kebhinekatunggalikaan Indonesia: Dari Primordial ke Sipil-Politik', akhir pekan lalu.
Sementara itu, kata Jokowi, perbedaan kedua yaitu kebiasaan makan pagi. Ia menyebutkan, Ahok merasa bingung jika hingga pukul 12.00 WIB belum makan pagi. Sementara Jokowi tidak merasakan hal yang sama. Ia menyebutkan kalau dirinya memang tidak biasa sarapan.
'Saya biasa tidak makan pagi. Saya memang biasa makan hingga pukul 14.00 WIB atau pukul 16.00 WIB,' ujarnya. O brn