Beritabatavia.com -
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengakui program mengatasi serta penanganan banjir di wilayah Ibukota masih mengecewakan. Terbukti melihat kondisi di lapangan, ternyata ada yang dicabut listriknya, terutama di rumah pompa), solar juga ada yang diganti, oli bisa palsu, filter dipalsu, sehingga membut mesin-mesin penyedot air cepat rusak.
Penyebabnya karena banyaknya oknum di tingkat bawah menyebabkan pompa tidak bisa bekerja dengan maksimal. Jadi oknum kecil juga nyolong kecil, jadi nggak ada solar harusnya pompa sekian jam tapi nggak ada sekian jam. SOP ini yang gagal kita tugaskan ke kepala dinas dulu, ungkap Gubernur di Balai Kota Jakarta, Selasa (23/12).
Dilanjutkan, bila terjadi banjir di Jakarta, dalam satu hari bisa surut dengan syarat waduk di Jakarta Utara tidak jebol dan pompa berjalan maksimal dan hujan tidak turun terus menerus. Paling penting di Utara waktu pasang ada pompa, itu kuncinya, ucapnya. o tno