Senin, 19 Oktober 2015

Pohon di Jakut Jadi Sarana Pemasangan Iklan Liar

Pohon di Jakut Jadi Sarana Pemasangan Iklan Liar

Beritabatavia.com - Berita tentang Pohon di Jakut Jadi Sarana Pemasangan Iklan Liar

 Keberadaan pohon dan tanaman hijau di sebuah kota besar seperti DKI Jakarta sudah selayaknya difungsikan sebagai paru-paru kota dan mengurangi ...

Ist.
Beritabatavia.com -  Keberadaan pohon dan tanaman hijau di sebuah kota besar seperti DKI Jakarta sudah selayaknya difungsikan sebagai paru-paru kota dan mengurangi dampak polusi udara yang dihasilkan ratusan ribu kendaraan bermotor yang melintas di jalanan ibukota.

Namun kenyataan dan kondisi berbeda justru terjadi di wilayah kota administrasi Jakarta Utara yang merupakan salah satu urat nadi dari perekonomian Indonesia dengan keber‎adaan Pelabuhan Tanjung Priok dan New Priok sebagai arus masuk barang eksport dan import.

Hampir disetiap sudut pinggir jalan yang seharusnya diberikan penghijauan dengan penanaman pohon, kini justru dipenuhi dengan beton dan dan penampungan kontainer, sangat jarang ditemui pohon rindang layaknya perkampungan asri seperti di desa.

Bila diketemukan pohon sekalipun, hampir dipastikan pohon tersebut sudah dijahili oleh tangan-tangan manusia tid‎ak bertanggung jawab yang melukai batang pohon dengan memasang poster ataupun reklame liar, ironisnya hal tersebut justru tidak mendapat perhatian dari instansi terkait, dalam hal ini Suku Dinas Pertamanan dan Pemakaman Kota Administrasi Jakarta Utara.

Menurut hasil pengamatan di lapangan, pohon Mahoni dan pohon Dadap yang ada di bahu Jalan Yos Sudarso, Jalan Plumpang Semper, Jalan Raya Cilincing, dan Jalan Tipar Cakung, hampir sebagian besar pohonnya di jadikan obyek untuk memasarkan berbagai produk dan layanan jasa.

Mulai dari sedot WC, usaha kontrakan dan kostan, manajemen artis, jasa aqiqah (katering penyedia hewan kurban), ‎hingga wajah para peserta anggota DPRD DKI yang berkampanye tahun lalu masih dapat dengan mudah dijumpai di batang pohon-pohon tersebut.

Selain itu banyakpula keberadaan pohon yang sudah terlalu rindang sehingga bagian salah satu batang pohonnya terlalu merunduk ke jalan dan menghalangi penerangan lampu jalan saat malam hari.

Keberadaan iklan yang dipasang pada batang pohon itu selain melanggar Perda DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum, juga merusak keindahan kota dan membuat keselamatan pengendara lalu lintas terancam. o spo

Berita Lainnya
Rabu, 02 Oktober 2019
Selasa, 01 Oktober 2019
Sabtu, 28 September 2019
Kamis, 26 September 2019
Minggu, 22 September 2019
Jumat, 20 September 2019
Senin, 16 September 2019
Minggu, 15 September 2019
Sabtu, 14 September 2019
Selasa, 10 September 2019
Senin, 09 September 2019
Kamis, 05 September 2019