Senin, 04 April 2016

Praktek Pungli di Bantargebang Tetap Marak

Praktek Pungli di Bantargebang Tetap Marak

Beritabatavia.com - Berita tentang Praktek Pungli di Bantargebang Tetap Marak


Praktik pungli pembuangan sampah di TPST Bantar Gebang, Bekasi, hingga kini masih tetap marak. Untuk sekali pembuangan, seorang sopir truk sampah ...

Ist.
Beritabatavia.com -
Praktik pungli pembuangan sampah di TPST Bantar Gebang, Bekasi, hingga kini masih tetap marak. Untuk sekali pembuangan, seorang sopir truk sampah terpaksa mengeluarkan uang ekstra sekitar Rp30 ribu sehingga mendorong mereka untuk melakukan ‘kencing’ BBM atau ngobyek di luar buat menutupi semua pengeluaran.

"Pungli masih marak, mulai dari antre, penimbangan, sampai pembuangan, masing-masing bayar Rp 5 ribu. Kalau dihitung semuanya, sekali buang sampah harus kasih uang sekitar Rp 30 ribu," ujar Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Kebersihan DKI Jakarta, Hari Nugraha, di Jakarta, Senin (4/4).

Untuk menutupi uang ekstra tersebut, oknum sopir sering ‘ngencingin’ BBM untuk dijual. Mereka juga bisa menutupi bayar tol maupun ban bocor. Namun sejak pembelian BBM menggunakan kartu elektronik non-tunai RFID Card, maka permainan ‘kencing’ BBM tak bisa lagi.

Pihaknya juga menganggarkan untuk pembayaran tol. "Juga pakai non-tunai yakni e-toll card, sehingga sopir tak bisa main nakal lagi," papar Hari sambil menambahkan pihaknya sudah memecat puluhan sopir nakal.

Untuk memberantas pungli tadi, Hari meminta awak truk yakni sopir dan kru harus benar-benar kerja maksimal di kawasan Bantar Gebang. "Karena kalau truk ditinggal kru, maka orang-orang berdatangan, berdalih untuk membantu dan mereka minta uang," papar Hari. o pko

Berita Lainnya
Minggu, 22 September 2019
Jumat, 20 September 2019
Senin, 16 September 2019
Minggu, 15 September 2019
Sabtu, 14 September 2019
Selasa, 10 September 2019
Senin, 09 September 2019
Kamis, 05 September 2019
Rabu, 04 September 2019
Senin, 02 September 2019
Sabtu, 31 Agustus 2019
Jumat, 30 Agustus 2019