Senin, 02 Mei 2016

Ahok: Pendidikan Tak Boleh Ada Diskriminasi

Ahok: Pendidikan Tak Boleh Ada Diskriminasi

Beritabatavia.com - Berita tentang Ahok: Pendidikan Tak Boleh Ada Diskriminasi


Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menginginkan semua anak di Jakarta mendapatkan akses pendidikan yang ...

Ist.
Beritabatavia.com -
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menginginkan semua anak di Jakarta mendapatkan akses pendidikan yang bermutu.

"Kalau kita mau menggunakan kalimat yang sederhana, kalau ada pendidikan tidak boleh ada diskriminasi. Itu yang kami lakukan di Jakarta sekarang," katanya, menanggapi peringatan Hari Pendidikan Nasional, di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (2/5/2016).

Pemprov DKI Jakarta, lanjut dia, tengah berupaya menganggarkan dana bantuan biaya pendidikan untuk perguruan tinggi. Termasuk meneruskan program pemberian bantuan dana pendidikan Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan penyediaan bus sekolah yang sudah berjalan.

"Peningkatan mutu, kami tidak hanya memberikan KJP, bukan hanya memberikan bus sekolah, tetapi yang bisa masuk PTN (Perguruan Tinggi Negeri) seluruh Indonesia, pemegang KJP kami akan berikan bantuan hidup Rp18 juta per tahun," ujarnya.

Dana bantuan sementara ini akan diberikan hanya kepada mereka yang masuk PTN. Namun, tidak menutup kemungkinan juga akan dirasakan oleh mereka yang masuk PTS (Perguruan Tinggi Swasta). Sebab, Pemprov DKI pun tengah mengupayakannya.

"Kami lagi mendekati PTS yang mau memberikan pembebasan biaya kuliah di seluruh Indonesia kepada anak pemegang KJP. Kami minta PTS yang baik memberikan beasiswa kepada mahasiswa, kalau bisa lulus dapat beasiswa kami juga akan berikan Rp18 juta," papar mantan Bupati Belitung Timur itu.

"Sehingga dengan demikan kami harapkan pendidikan mulai sekarang ini tidak ada diskriminasi buat orang yang rajin belajar. Jadi anak pemegang KJP tidak patah semangat karena ada jaminan biaya hidup dari kami," imbuhnya.

Pemberian bantuan pendidikan untuk perguruan tinggi rencananya dimulai tahun ini, setelah Pemprov DKI melakukan penghematan dan efisiensi KJP. "DKI juga melakukan penghematan cukup besar KJP, seperti ada manipulasi dobel nama, jadi tahun ini kita bisa pakai peningkatan mutu kepada anak-anak pemegang KJP yang lolos masuk perguruan tinggi negeri," tuntasnya. o pko




Berita Lainnya
Kamis, 26 September 2019
Minggu, 22 September 2019
Jumat, 20 September 2019
Senin, 16 September 2019
Minggu, 15 September 2019
Sabtu, 14 September 2019
Selasa, 10 September 2019
Senin, 09 September 2019
Kamis, 05 September 2019
Rabu, 04 September 2019
Senin, 02 September 2019
Sabtu, 31 Agustus 2019