Beritabatavia.com -
Secara luas masyarakat mengetahui bahwa KB merupakan singkatan dari Keluarga Berencana yang bertujuan untuk membangun keluarga yang sejahtera.
Kalau manusia saja diatur mengapa mobil dan motor tidak? Mobil Motor Berencana (MMB) diatur untuk mengelola pertumbuhan kendaraan bermotor sehingga dapat terwujudnya keamanan, keselamatan,ketertiban dan kelancaran (Kamseltibcar) berlalu lintas.
Lalulintas adalah urat nadi kehidupan. Bagaimana kondisi urat nadi yang tersumbat (macet) ini menunjukkan adanya stroke dan stress dalam lalu lintas.
Pertumbuhan kendaraan bermotor yang menggila harus diimbangi dengan infrastruktur, kompetensi dan system-system lainnya yang memadai. Bukan seakan asal laku, asal bisa berkendara, asal ada jalan, dan sebagainya. Stake holder yang mengurusinyapun harus sinergis dalam tataran kebijakan maupun dalam operasionalnya.
Kendaraan bermotor pertumbuhannya menggila, terutama pada sepeda motor. Semua negara industri sepeda motor membatasi rakyatnya mengunakan sepeda motor. Mereka menyadari makna keselamatan dan sumber daya manusia sebagai aset utama bangsa.
Korban-korban kecelakaan lalu lintas yang begitu besar tidak boleh dianggap tidak ada apa-apa. Apalagi tidak ada yang peduli, bahkan segala sesuatu yang berkaitan dengan lalu lintas terkesaan dilaksanakan dengan setengah hati. Walau dalam promosinya sudah all out mengurusinya.
Seperti anak sekolah yang ditanya orang tuanya: Mengapa nilaimu jelek? Si anak menjawab : perintah bapak kan saya hanya sekolah dan belajar tidak ada perintah untuk mendapatkan nilai yang baik.
Sama halnya seperti para birokrat, aparat, kalau ditanya sudah bekerja, semua jawabanya pasti sudah, walaupun hasilnya masih pas-pasan dan banyak masalah dalam kamseltibcarnya. Urat nadi tersumbatpun tetap tenang tanpa merasa bersalah karena perintahnya memang tidak dengan target yang berkualitas.
MMB mungkin bisa menjadi model membangun sistem transportasi yang menjadi representasi bagi terwujudnya kesejahteraan rakyat. Aman, selamat, tertib dan lancar ini bukan perkara dengkul (modal okol dan otot)melainkan membangun system-sistem yang holistic dan sistemik dari mulai jalanya,kendaraanya, penggunanya, sistem manajerialnya teknologinya hingga penegakan hukumnya. Semua perlu diatur dengan standard dan target pencapaianya. O Kombes DR CdL