Jumat, 29 April 2022 19:14:59

51 Tahun Jenderal Nico si 'Kapak Pembelah Kelapa'

51 Tahun Jenderal Nico si 'Kapak Pembelah Kelapa'

Beritabatavia.com - Berita tentang 51 Tahun Jenderal Nico si 'Kapak Pembelah Kelapa'

Kapak bukan sembarang kapak, Kapak ini pembelah kelapa,  Batak bukan sembarang Batak, Batak lahir dan besar di ...

51 Tahun Jenderal Nico si 'Kapak Pembelah Kelapa' Ist.
Beritabatavia.com -

Kapak bukan sembarang kapak, Kapak ini pembelah kelapa,  Batak bukan sembarang Batak, Batak lahir dan besar di Surabaya.  

Meminta pertolongan Tuhan dan tidak alfa bersyukur atas semua yang  diperoleh. Begitulah Inspektur Jenderal (Irjen) Pol. Dr. Nico Afinta Karo-Karo, SIK, SH, MH menjelaskan perjalanan karirnya selepas lulus AKPOL 1992 silam.

Pria berdarah Batak (Karo) ini lahir di Surabaya, pada 30 April 1971 silam.Di kota pahlawan itulah Nico Afinta kecil hingga remaja.Pendidikan diawali di Sekolah Dasar VII Surabaya, dilanjutkan ke SMPN 1 Surabaya hingga lulus dari SMAN 2 Surabaya pada 1989. Sekolah yang banyak meluluskan orang-orang beken di negeri ini.

Setelah dinyatakan lulus seleksi menjadi Taruna AKPOl dan mengikuti pendidikan di Akademi Kepolisian di Semarang, Jawa Tengah selama tiga tahun. Kemudian para perwira pertama (Pama) Polri batalion Pratisara Wirya resmi dilantik pada 1992. 

 Seperti meniti anak tangga, perlahan tapi pasti, Nico Afinta mengawali tugasnya di Poltabes Semarang, Polda Jawa Tengah. Meskipun  sebagian besar para perwira remaja berharap memulai tugasnya di kota kelahirannya atau daerah asalnya. Namun, tidak banyak perwira remaja yang bisa memenuhi keinginan tersebut.Sebab setiap insan Bhayangkara telah berjanji siap ditempatkan di seluruh wilayah negara republik Indonesia.

Begitu juga Nico Afinta, usai menjalani pendidikan di perguruan tinggi ilmu kepolisian (PTIK), dia bertugas di Polda Metro Jaya. Sempat menjabat sebagai Kapolsek Metro Ciputat, Jakarta Selatan. Kompetensi dan kepiawaian Nico Afinta dibidang reserse membawanya kembali bertugas di Poltabes Semarang. Hingga kemudian kembali ditugaskan di Polda Metro Jaya. 

Keterlibatannya dalam berbagai tugas-tugas khusus dan penting kian melambungkan nama Nico Afinta. Misalnya dalam pengungkapan kasus penyeludupan narkoba jenis sabu dari Tiongkok seberat 1 ton. Barang haram itu diseludupkan lewat Anyer, Serang Banten. 

nico

Foto : Nico Afinta dan Istri

Sederet prestasi diukirnya. Hingga mendapat kepercayaan untuk menduduki berbagai posisi penting di lingkungan Polda Metro Jaya. Misalnya, Kanit Sumdaling Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, kemudian Kasubdit Ranmor dan Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya dan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. 
  
Pria Batak Karo kelahiran Surabaya ini menikah dengan Juliana pada 2001 dan dikaruniai tiga anak. Bersyukur dan tetap bersyukur membuat Nico Afinta selalu diberikan kesempatan yang berbeda dengan banyak orang. Misalnya, Nico Afinta mendapat kepercayaan bertugas di ibukota provinsi daerah asal orang tuanya yaitu Tanah Karo sebagai Kapoltabes Medan, Sumatera Utara.Kemudian pernah menjabat sebagai Kapolda Kalimantan Selatan sebelum menjabat Kapolda Jawa Timur atau kota kelahiran Nico Afinta yaitu Surabaya.

Nico Afinta bukan hanya cerdas dan piawai dalam mengimplementasikan tugas dan tanggungjawab serta mengorganisir anggotanya.Tetapi prestasi akademiknya juga renyah. Selain menyelesaikan seluruh pendidikan di lingkungan Polri, seperti PTIK, Sespim dan Sespimti Polri. Nico Afinta juga sukses menyelesaikan pendidikan program S2 di Fakultas Hukum Universitas Pajajaran, Bandung pada 2010. Kemudian menggondol gelar Doktor atau strata S3 dari universitas yang sama, pada 2016.

Sederet prestasi disusul karir yang cemerlang, Nico Afinta tetap sebagai pria yang humble, baik dan murah senyum serta selalu memelihara dan menghargai persahabatan. Bahkan Nico Afinta acap kali menjadi solusi atau tempat bertanya para juniornya. 

Saat ditunjuk menjabat Kapolda Jawa Timur pada 2020 lalu, warga Jawa Timur menyambut dengan sebutan 'kapak pembelah kelapa' pulang kampung. Pria berdarah Batak Karo Irjen Nico Afinta, kembali ke kota Kelahirannya Surabaya. Di kota pahlawan itu, Nico Afinta langsung memberikan komando agar seluruh jajaran Polda Jawa Timur meningkatkan kualitas pelayanan,perlindungan dan pengayoman bagi seluruh masyarakat Jawa Timur. Kapolda Irjen Nico Afinta bergerak cepat menggalang persatuan berbagai pihak agar bersama memelihara Kamtibmas di wilayah Jawa Timur. 

afinta

Foto : Nico Afinta dan dua rekannya

Bagi Nico, media adalah mitra utama yang efektif. Guna merealisasikan kemitraan yang setara, lalu menggelar program Piramida atau 'ngopi bersama media' yang hingga saat ini terus berlangsung. Inovasi dan kreatifitas Nico Afinta memicu perhatian  Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)Jawa Timur. Kemudian diwujudkan dengan penganugrahan Award Katagori Tokoh Daerah Bidang Public Health Leaders kepada Irjen Nico Afinta. Penghargaan itu diberikan langsung oleh ketua PWI Jatim, Lutfi Hakim di Selasar lantai II gedung Tribrata Mapolda Jatim, pada Jumat 1 April 2022 lalu.

Perjalanan karir Irjen Nico Afinta yang pada 30 April 2022 tepat berusia 51 tahun masih panjang. Selain memiliki integritas Irjen Nico Afinta juga memiliki kompetensi untuk memimpin beberapa posisi strategis di lingkungan Polri ke depan.   

Meminta pertolongan Tuhan dan selalu bersyukur membuatnya optimis menjalani karir sebagai insan Bhayangkara. Selamat Ulang Tahun Jenderal Nico Afinta, sehat dan sukses selalu. 0 Edison Siahaan.

Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Kamis, 11 Maret 2021
Selasa, 12 Januari 2021
Jumat, 11 Desember 2020
Sabtu, 28 November 2020
Sabtu, 14 November 2020
Sabtu, 14 November 2020
Rabu, 14 Oktober 2020
Minggu, 04 Oktober 2020
Jumat, 02 Oktober 2020
Kamis, 01 Oktober 2020
Selasa, 29 September 2020
Selasa, 29 September 2020