Rabu, 03 Agustus 2016 19:16:39

Kualitas Pelayanan Prima “Ku Tahu yang Kau Mau”

Kualitas Pelayanan Prima “Ku Tahu yang Kau Mau”

Beritabatavia.com - Berita tentang Kualitas Pelayanan Prima “Ku Tahu yang Kau Mau”

Pelayanan prima sering kali sulit dijabarkan dan indikator keberhasilan serta capaian keberhasilanya tidak jelas, bahkan berhenti sampai pada konsep ...

Kualitas Pelayanan Prima “Ku Tahu yang Kau Mau” Ist.
Beritabatavia.com - Pelayanan prima sering kali sulit dijabarkan dan indikator keberhasilan serta capaian keberhasilanya tidak jelas, bahkan berhenti sampai pada konsep pelayanan prima.

Memaknai pelayanan prima bisa beragam namun pada hakekatnya adalah dalam pelayanan publik mampu memahami apa yang diinginkan atau dibutuhkan oleh masyarakat. Dalam konteks ini bisa dikatakan no complain, indikatornya adalah mampu memenuhi standar kecepatan, ketepatan, keakurasian, tranparansi, akuntabilitas, tingkat informatifnya, dan tingkat kemudahan mengakses.

Indikator keberhasilan pelayanan prima diatas wajib diukur, dinilai tingkat kemampuanya mencapai kepuasan masyarakat, tepat sasaran sesuai yang dibutuhkan atau diinginkan masyarakat.

Pelayanan prima diawaki sumber daya manusia (SDM) yang profesional (memiliki keahlian), petugas-petugas yang mengembangkan inovasi dengan kreatifitasnya, para aparaturnya sadar bertanggungjawab dan disiplin. Serta didukung dan berbasis pada ilmu pengetahuan dan teknologi.

Pelayanan prima di era digital didukung dengan sistem-sistem on line atau terhubung secara elektronik. Yang dikendalikan, dikomando, dikontrol, dievaluasi, dimonitor, dikomunikasikan melalui back office(sebagai control room/ operation room).

Pengoperasionalan back office didukung dengan aplikasi-aplikasi yang terintegrasi dan terkoneksi dalam sistem jejaring yang saling berkaitan satu sama lain sebagai bagian dari sistem pelayanan publik yang prima.

Nomor Identitas Pelayanan Publik

Di eradi gital, back office, aplikasi dan network menjadi satu kesatuan sistem yang terintegrasi dalam berbagai macam kehidupan sosial. Ke 3 hal tersebut dalam analogi tubuh manusia, back office sebagai kepalanya yang memiliki otak, mata, telinga mulut yang digunakan sebagai sarana komunikasi, memberi komando atau perintah serta pengendalian juga pengawasan.

Adapun aplikasi adalah sebagai tangan kaki sebagai dukungan eksekusi di lapangan sehingga bisa cepat tepat, akurat,transparan, akuntabel, informatif dan mudah diakses. Dan aplikasi adalah saraf-syaraf penghubung bagi pergerakan aplikasi. Akses dari network inilah yang menjadi sangat penting bagi dunia terhubung (on line).

Sistem pengawasan bagi petugas-petugas pelayanan publik akan lebih cocok dan tepat dengan nomor-nomor identitas. Karena hubungan para petugas pelayanan publik adalah hubungan impersonal yang dapat dimaknai sebagai hubungan profesionalisme dan akuntabilitas. Dengan nama akan bisa sama dan lebih sulit mencari untuk akuntabilitasnya. Dengan sistem nomor angka akan lebih memudahkan pengawasan dan sebagai kendali bagi para petugas untuk bekerja profesional.

Sistem angka atau penomoran menjadi penghubung dengan back office. Nomor-nomor identitas akan menjadi code  identitas berbagai hal dapat di koneksikan dalam berbagai aplikasi dari informasi, komunikasi, koordinasi, integrasi sampai dengan  penegakkan hukum.

Sistem nomor merupakan pengkategorian untuk kontrol bagi para petugas pelayanan publik untuk menunjukan tingkat profesionalisme dan akuntabilitasnya. Sistem identitas dengan penomoran juga akan lebih mudah di aplikasikan dengan sistem-sistem lainya dalam kecepatan, ketepatan, keakurasian, transparasi, tingkat akuntabilitasnya sampai dengan tingkat kelengkapan informasi maupun kemudahan mengaksesnya.O Kombes DR Chrysnanda DL


Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Senin, 26 Februari 2024
Kamis, 01 Februari 2024
Senin, 13 November 2023
Rabu, 12 April 2023
Senin, 03 April 2023
Selasa, 07 Maret 2023
Rabu, 15 Februari 2023
Senin, 06 Februari 2023
Kamis, 01 Desember 2022
Selasa, 21 Juni 2022
Rabu, 04 Mei 2022
Jumat, 29 April 2022