Jumat, 13 Januari 2017

Mendagri Soroti Rapat Plt Gubernur DKI di Kereta

Mendagri Soroti Rapat Plt Gubernur DKI di Kereta

Beritabatavia.com - Berita tentang Mendagri Soroti Rapat Plt Gubernur DKI di Kereta


MENTERI Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumo­lo menegaskan rapat dalam kereta wisata yang dilakukan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta ...

Ist.
Beritabatavia.com -
MENTERI Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumo­lo menegaskan rapat dalam kereta wisata yang dilakukan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono tetap harus
bersifat efisien. "Ingat, tetap harus efisien. Jika boros, lebih baik tidak usah," kata Tjahjo seusai menghadiri rapat pimpinan di Kementerian Pertahanan di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, kemarin.

Pernyataan Mendagri muncul terkait dengan rencana Sumarsono menggelar rapat kerja pada malam hari ini di kereta wisata menuju Yogyakarta bersama sejumlah kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) DKI.

Mendagri mengaku telah mengizinkan program kunjungan ke Daerah Istimewa Yogyakarta tersebut. "Silakan rapat di dalam perjalanan. Niatnya baik, daripada rapat di hotel
menghabiskan anggaran, lebih baik di kereta sekaligus belajar wisata ke Yogyakarta,
" ujar Tjahjo.

Sumarsono menyebut rapat di dalam kereta itu akan membahas sejumlah isu terutama mengenai perencanaan pembangunan Ibu Kota. "Jadi, nanti bersama-sama dengan SKPD, kami akan naik kereta menuju Yogyakarta. Selama di perjalanan, kami akan bicarakan perencanaan dan permasalahan terkait dengan pem­bangunan di Jakarta," ungkap Sumarsono di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (9/1).

Rapat kerja tersebut juga akan dipimpin sejumlah asisten yang membawahkan SKPD, di antaranya asisten perekonomian, asisten kesejahteraan masyarakat, dan asisten
pembangunan. "Nanti rapatnya akan dipimpin tiap-tiap asisten. Satu asisten mengadakan rapat selama 2 jam, kemudian bergantian dengan asisten lainnya. Sekitar pukul 05.00 WIB,
kita sudah sampai Yogyakarta,
" tutur Sumarsono.

Rapat kerja di atas kereta api itu, tambahnya, digelar sekaligus dengan tujuan rekreasi sehingga dapat tercip­ta suasana baru dalam bekerja dan diharapkan dapat menghasilkan ide-ide yang lebih segar. "Jadi, kerja sekaligus ‘refreshing’. Kita cari suasana baru dalam be­kerja. Nanti di Yogyakarta kita sekalian berwisata, mungkin ke Candi Borobudur, keraton, dan lain-lain," ungkap Su­mar­sono.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memang berencana menjajaki kerja sama dengan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam bidang pariwisata dan kebudayaan, seperti membuat paket wisata Nusantara.

Bentuknya seperti paket-paket wisata budaya yang dibuat dengan tujuan untuk menarik minat para wisatawan, baik turis asing maupun domestik, untuk datang ke Jakarta dan
Yogyakarta. "Melalui paket wisata itu, wisatawan bisa mengenal secara lebih mendalam mengenai kebudayaan yang ada di Indonesia, terutama kebudayaan Betawi (Jakarta) dan Jawa (Yogyakarta)," ujar Sumarsono. o mio






Berita Lainnya
Rabu, 30 Oktober 2019
Selasa, 29 Oktober 2019
Senin, 28 Oktober 2019
Jumat, 25 Oktober 2019
Rabu, 23 Oktober 2019
Selasa, 22 Oktober 2019
Senin, 21 Oktober 2019
Minggu, 20 Oktober 2019
Jumat, 18 Oktober 2019
Kamis, 17 Oktober 2019
Rabu, 16 Oktober 2019
Selasa, 15 Oktober 2019