Jumat, 27 Januari 2017

ERP Dianggap Efektif Atasi Kemacetan Ibukota

ERP Dianggap Efektif Atasi Kemacetan Ibukota

Beritabatavia.com - Berita tentang ERP Dianggap Efektif Atasi Kemacetan Ibukota

SETELAH dilakukan pengkajian yang melibatkan tim independen dari luar, program Ganjil-Genap (Gage) yang telah diresmikan sejak 30 Agustus 2016 lalu ...

Ist.
Beritabatavia.com - SETELAH dilakukan pengkajian yang melibatkan tim independen dari luar, program Ganjil-Genap (Gage) yang telah diresmikan sejak 30 Agustus 2016 lalu menunjukkan situasi yang lebih baik meskipun juga terjadi peningkatan volume kendaraan.

Kasubdit Bin Gakkum Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto menjelaskan, pengkajian dilakukan selama dua kali untuk menilai apakah program pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta, dengan menerapkan sistem Ganjil-Genap dinilai berhasil atau tidak untuk menekan angka kemacetan di ruas Jalan Ibu Kota.

Pengkajian berdasarkan beberapa indikator antara lain Travel Time (waktu tempuh), volume arus lalu lintas, kecepatan kendaraan, dan prosentase alih moda pribadi ke transportasi umum. "Hasil pengkajian pertama dan kedua menunjukkan pada perubahan situasi yang mengarah pada situasi yang lebih baik namun dari perkembangan pemantauan secara kasat mata di lapangan pada waktu dan lokasi diberlakukan ganjil-genap ada indikator peningkatan volume," kata Budiyanto, Jumat, (27/1/2017).

Menurutnya, Pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta telah menetapkan tiga hal meliputi pengembangan angkutan massal, pembatasan lalu lintas, dan pembangunan jaringan jalan, untuk menekan angka kemacetan kususnya di Jakarta.

Sedangkan beberapa program seperti Three In One dan Ganjil-Genap yang telah dijalankan merupakan penjabaran pola transportasi makro dalam bentuk pembatasan lalu lintas, kedua program tersebut merupakan transisi menuju pada program permanent ERP (Electroniklc Road Pricing).

"Di beberapa negara yang sudah melaksanakan program ganjil-genap pada umumnya penerapannya bersifat sementara, hal ini tentunya dapat digunakan sebagai acuan atau referensi untuk mengakselerasikan program yang lebih efektif yakni ERP atau jalan berbayar," katanya.

Untuk diketahui, pihaknya telah melakukan penindakan di lokasi Kawasan ganjil-genap yakni Jalan Sudirman-Thamrin dan Jalan Gatot Subroto sebanyak 158 penindakan dari tanggal 16 Januari-20 Januari 2017.

Sedangkan jumlah tilang sejak diberlakukan ganjil-genap pada 30 Agustus 2016 hingga 20 Januari 2017 atau sekitar 102 hari sebanyak 6.150 tilang. "Perbandingan tilang tanggal 9 Januari sampai dengan 13 Januari 2017 dibanding tanggal 16 Januari sampai dengan 20 Januari 2017, terjadi kenaikan pelanggaran sebanyak 95 persen," pungkasnya. o pko




Berita Lainnya
Rabu, 02 Oktober 2019
Selasa, 01 Oktober 2019
Sabtu, 28 September 2019
Kamis, 26 September 2019
Minggu, 22 September 2019
Jumat, 20 September 2019
Senin, 16 September 2019
Minggu, 15 September 2019
Sabtu, 14 September 2019
Selasa, 10 September 2019
Senin, 09 September 2019
Kamis, 05 September 2019