Minggu, 29 Juli 2018

Mutasi Jabatan SKPD Pemprov DKI Berbuntut Polemik

Mutasi Jabatan SKPD Pemprov DKI Berbuntut Polemik

Beritabatavia.com - Berita tentang Mutasi Jabatan SKPD Pemprov DKI Berbuntut Polemik

Mutasi jabatan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berbuntut panjang. Persoalan semakin jadi polemik lantaran ...

Ist.
Beritabatavia.com - Mutasi jabatan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berbuntut panjang. Persoalan semakin jadi polemik lantaran kebijakan yang diambil dianggap tidak sesusi aturan. 

Analis Kebijakan Publik Universitas Trisakti Trubus Rahardiansyah mengatakan hasil investigasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) tidak akan langsung dituruti Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Terlebih, Anies memiliki argumen lain untuk mematahkan anggapan dirinya melakukan mutasi secara serampangan dan tidak memenuhi prosedur.

"Gubernur  (Anies) tentu tidak akan mau kehilangan muka dan gengsi politik dengan serta merta mengembalikan jabatan yang ada," ujar Trubus melalui keterangan tertulis, Ahad (29/07/2018).

Pencopotan dan penggantian para pejabat dinilai merupakan hak prerogratif gubernur sesuai kewenangan yang dimilikinya. Mekanisme dan prosedur pun telah dipertimbangkan dengan membentuk panitia seleksi yang dipimpin oleh sekretaris daerah serta badan kepegawaian daerah.

"Gubernur tentu tidak akan mau mencarikan jabatan yang setara bagi para pejabat yang dicopot. Ini karena para pejabat itu pada umumnya mendekati masa pensiun dan dari eselon dua," tutur dia.

Trubus menilai pelayanan publik tidak boleh terganggu dengan pengembalian posisi para pejabat yang dimutasi. Konflik internal birokrasi Pemprov DKI pun dinilai bakal meluas dan hadirnya persaingan tidak sehat. Imbasnya, kata dia, pelaksanaan reformasi birokrasi di tubuh Pemprov DKI Jakarta menjadi kacau.

"Gubernur akan menggunakan segala kewenangannya untuk mempertahankan kebijakannya. Ini mengingat gubernur merasa rekomendasi KASN telah dianggap mengada-ada dan cenderung politis untuk memojokkan posisi gubernur dalam konteks menjalankan roda pemerintahannya," ujar Trubus.

Keputusan KASN memberi rekomendasi kepada Anies. Pasalnya hasil penyelidikan yang dilakukan hanya didasarkan pada pertimbangan dalam menjalankan amanat undang-undang. "Mestinya juga mempertimbangkan dampak yangg lebih luas seperti aspek-aspek peningkatan pelayanan publik, resapan anggaran, konflik birokrasi, kelancaran percepatan reformasi birokrasi, dan lain-lain," pungkas dia. 0 RLS


Berita Lainnya
Sabtu, 28 September 2019
Kamis, 26 September 2019
Minggu, 22 September 2019
Jumat, 20 September 2019
Senin, 16 September 2019
Minggu, 15 September 2019
Sabtu, 14 September 2019
Selasa, 10 September 2019
Senin, 09 September 2019
Kamis, 05 September 2019
Rabu, 04 September 2019
Senin, 02 September 2019