Jumat, 22 Februari 2019 18:02:13

Ternyata, 500 Ribu Warga DKI Masih BAB Sembarangan

Ternyata, 500 Ribu Warga DKI Masih BAB Sembarangan

Beritabatavia.com - Berita tentang Ternyata, 500 Ribu Warga DKI Masih BAB Sembarangan

Masih banyak warga DKI Jakarta yang buang air besar (BAB) sembarangan. Kondisi ini sangat tidak pantas mengingat Jakarta merupakan Ibukota negara ...

 Ternyata, 500 Ribu Warga DKI Masih BAB Sembarangan Ist.
Beritabatavia.com -
Masih banyak warga DKI Jakarta yang buang air besar (BAB) sembarangan. Kondisi ini sangat tidak pantas mengingat Jakarta merupakan Ibukota negara Indonesia.

Diperkirakan ada sekitar 500 ribu warga DKI yang masih BAB sembarangan, kata Deputi Gubernur Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Oswar Muadzin Mungkasa pada acara Deklarasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di RPTRA Melati Kelurahan Duri Pulo, Gambir, Jakarta Pusat (Jakpus), Jumat (22/2).

Sebenarnya, kata Oswar, mereka mempunyai toilet, namun tidak memiliki septik tank sehingga kotoran langsung dibuang ke kali atau saluran. Pemprov DKI Jakarta berencana membangun toilet komunal di sepanjang tepi kali /sungai. Di mana satu toilet komunal diperuntukkan bagi 20 sampai 30 rumah. Targetnya dalam waktu tiga tahun di DKI Jakarta harus nol, artinya tidak ada lagi warga yang buang air sembarangan, katanya.

Oswar sangat mengapresiasi langkah Kelurahan Duri Pulo yang mendeklarasikan STBM, sebagai kelurahan Open Defecation Free (ODF) atau stop buang air besar sembarangan. Di DKI Jakarta, dari 265 kelurahan baru 20 kelurahan yang sudah ODF. Ini menjadi PR kita semua, katanya.

Walikota Jakpus,  Bayu Meghantara sangat bersyukur warga Duri Pulo mendeklarasikan stop buang air besar sembarangan. Hal ini merupakan tahapan pertama dari lima pilar STBM. Di Jakarta Pusat baru Kelurahan Duri Pulo dan Gondangdia yang telah ODF. Kegiatan ini akan diterapkan di kelurahan lainnya. Dalam waktu dekat menyusul Kelurahan Cempaka Putih Timur, ujarnya.

Lurah Duri Pulo, Agus Muharam menambahkan untuk merubah perilaku warga sangat suit, namun berkat sosialisasi secara door to door akhirnya berhasil.

Dulu sebelum ODF, wilayah Duri Pulo ada dikenal istilah bom plastik yang isinya pup dan dibuang di pinggiran rel dan kali. Sekarang sudah tidak ada lagi warga yang BAB sembarangan, jelasnya. 0 PKO




Berita Terpopuler
Rabu, 16 September 2020
Berita Lainnya
Sabtu, 18 Januari 2020
Kamis, 16 Januari 2020
Rabu, 15 Januari 2020
Selasa, 14 Januari 2020
Kamis, 09 Januari 2020
Selasa, 07 Januari 2020
Minggu, 05 Januari 2020
Selasa, 31 Desember 2019
Senin, 30 Desember 2019
Rabu, 11 Desember 2019
Selasa, 10 Desember 2019
Senin, 09 Desember 2019