Jumat, 21 Juni 2019

Irjen Firli Dikembalikan ke Mabes Polri, ICW Protes

Irjen Firli Dikembalikan ke Mabes Polri, ICW Protes

Beritabatavia.com - Berita tentang Irjen Firli Dikembalikan ke Mabes Polri, ICW Protes

Indonesia Corruption Watch (ICW) memprotes serta mengecam pengembalian Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi ke Polri. Pasalnya, ...

Ist.
Beritabatavia.com - Indonesia Corruption Watch (ICW) memprotes serta mengecam pengembalian Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi ke Polri. Pasalnya, pengembalian itu dilakukan sebelum ada keputusan dari KPK atas pelanggaran kode etik.

"Polri tidak menghargai proses pemeriksaan internal yang sedang dilakukan oleh KPK terhadap Irjen Firli," kata peneliti ICW Kurnia Ramadhana dalam keterangan tertulis, Jumat, 21 Juni 2019.

Pengawas internal memeriksa Firli karena bertemu dengan mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat Tuan Guru Bajang Zainul Majdi pada Mei tahun lalu. Padahal saat itu KPK sedang menyelidiki dugaan korupsi divestasi Newmont yang ditengarai melibatkan TGB.

ICW melaporkan dugaan pelanggaran itu pada Oktober 2018. Menurut ICW, Firli telah melanggar Pasal 65 dan Pasal 66 UU KPK, yakni setiap pegawai KPK dilarang mengadakan hubungan langsung atau tidak langsung dengan tersangka atau pihak lain yang terkait dengan perkara tindak pidana korupsi yang ditangani KPK. Ada sanksi pidana maksimal 5 tahun penjara bila aturan itu dilanggar.

KPK menyatakan Pengawas Internal telah memeriksa Firli dan memberikan rekomendasi kepada pimpinan mengenai tindak lanjut yang harus dilakukan. Seorang pejabat KPK mengatakan hasil pemeriksaan itu menyatakan Firli melakukan pelanggaran berat etik berat. PI juga merekomendasikan mengembalikan Firli ke kepolisian.

Firli berkali-kali dimintai keterangan melalui surat maupun WhatsApp tak pernah menanggapi permintaan itu. Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan keputusan memulangkan Firli sebenarnya belum final. Namun Firli ditarik kembali ke kepolisian.

ICW menilai seharusnya Polri menunggu hasil pemeriksaan internal KPK, bukan malah menarik Firli lalu mempromosikannya menjadi Kapolda Sumatera Selatan. Menurut ICW, promosi Firli menunjukan kepolisian abai terhadap rekam jejak pegawainya sendiri. "Polri kali ini semakin menunjukkan ketidakberpihakan pada pemberantasan korupsi," kata Kurnia. 0 RLS

Berita Lainnya
Minggu, 03 November 2019
Jumat, 01 November 2019
Kamis, 31 Oktober 2019
Rabu, 30 Oktober 2019
Selasa, 29 Oktober 2019
Senin, 28 Oktober 2019
Kamis, 24 Oktober 2019
Kamis, 24 Oktober 2019
Minggu, 20 Oktober 2019
Sabtu, 19 Oktober 2019
Jumat, 18 Oktober 2019
Rabu, 16 Oktober 2019