Senin, 09 September 2019

Pengungsi Afganistan Bertahan di Penampungan Kalideres

Pengungsi Afganistan Bertahan di Penampungan Kalideres

Beritabatavia.com - Berita tentang Pengungsi Afganistan Bertahan di Penampungan Kalideres

RATUSAN pengungsi pencari suaka, masih bertahan di tempat penampungan sementara, Jalan Bedugul, Komplek Daan Mogot Baru, Kalideres, Jakarta Barat, ...

Ist.
Beritabatavia.com - RATUSAN pengungsi pencari suaka, masih bertahan di tempat penampungan sementara, Jalan Bedugul, Komplek Daan Mogot Baru, Kalideres, Jakarta Barat, Senin (9/9/2019) sore.  Mereka masih bertahan di tempat penampungan sementara, karena menolak bantuan kemanusiaan berupa uang Rp 1 hingga 1,6 juta (bergantung tingkat kerentanan) dari United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) untuk mencari tempat tinggal dan biaya makan selama sebulan ke depan. Sebab, bantuan itu dinilai tidak cukup untuk biaya hidup.

"Kita menolak. Uang Rp 1 juta tidak cukup buat cari tempat tinggal dan makan. Lalu, bagaimana bulan selanjutnya," ujar Salah satu pengungsi asal Afganistan, M Ali di tempat penampungan sementara, Jalan Bedugul, Komplek Daan Mogot Baru, Kalideres, Jakarta Barat.

Sejumlah anak nampak asyik bermain sepak bola di pelataran gedung penampungan, Senin siang. Sementara, para orang tua terlihat mengobrol di beberapa sudut gedung. Tenda-tenda kecil pun berdiri di sisi kanan dan pelataran gedung. Sebelumnya, sejumlah tenda itu didirikan pengungsi di trotoar. Namun petugas Satpol PP, kemudian membawa masuk tenda-tenda itu ke pelataran gedung.

Berdasarkan informasi pengungsi yang mendirikan tenda di luar gedung merupakan pencari suaka yang sebelumnya sudah keluar dari tempat penampungan sementara, tapi kembali lagi. Ada sekitar 19 tenda yang berdiri, sejak Minggu (8/9/2019) malam hingga Senin pagi.

Belum diketahui berapa jumlah pengungsi yang kembali datang. Namun, secara kasat mata jumlahnya mencapai puluhan hingga ratusan orang. Menurut informasi, mereka datang menggunakan dua bus semalam.

Pada sore hari, sejumlah pengungsi yang masih bertahan meminta agar pengungsi yang sempat keluar dan kembali ke tempat penampungan, supaya tidak masuk ke dalam gedung. Mereka hanya diperbolehkan mendirikan tenda dan tinggal di pelataran gedung.

Salah satu pengungsi yang masih bertahan di tempat penampungan, Muhammad Dawood (32), mengatakan tidak adil kalau pengungsi yang sudah keluar kembali lagi ke tempat penampungan Kalideres. Sebab, mereka sudah menerima bantuan uang dari UNHCR.

"Ya sudah keluar, UNHCR sudah kasih, tapi dia balik lagi. Hari ini belum ada kasih makan buat kita, karena ini orang-orang balik pulang. Karena kemarin, kita sudah berkurang 400 orang, tapi kemarin dia datang jadi 600 orang," kata Dawood.

Dawood menyampaikan, para pengungsi yang sempat keluar, kembali lagi ke tempat penampungan Kalideres pada Minggu malam kemarin. "Semalam mereka ada di luar, pagi baru masuk (pelataran gedung). Mereka dari Cisarua, Bogor, Tebet, Kalibata, tapi kembali lagi ke sini," katanya.

Sementara itu, tidak terlihat aktivitas konseling, notifikasi dan pemberian bantuan -berupa uang yang akan dipakai pengungsi untuk menyewa tempat tinggal dan makan-, oleh petugas UNHCR, hari ini. Mobil-mobil yang akan dipakai mengangkut pengungsi keluar dari gedung penampungan juga tidak terlihat di lokasi.
Informasinya, UNHCR sedang melakukan rapat untuk penanganan kemanusiaan selanjutnya. Situasi terpantau aman dan kondusif. Petugas polisi dan Satpol PP terlihat masih melakukan pengamanan di sekitar lokasi penampungan sementara. 0 BSO




Berita Lainnya
Rabu, 28 Agustus 2019
Rabu, 21 Agustus 2019
Selasa, 20 Agustus 2019
Senin, 19 Agustus 2019
Minggu, 18 Agustus 2019
Jumat, 16 Agustus 2019
Rabu, 14 Agustus 2019
Senin, 12 Agustus 2019
Minggu, 11 Agustus 2019
Jumat, 09 Agustus 2019
Kamis, 08 Agustus 2019
Rabu, 07 Agustus 2019