Rabu, 30 Oktober 2019 09:08:17

Busyet, PSI Pertanyakan Beli Lem Aibon Rp82 Miliar

Busyet, PSI Pertanyakan Beli Lem Aibon Rp82 Miliar

Beritabatavia.com - Berita tentang Busyet, PSI Pertanyakan Beli Lem Aibon Rp82 Miliar

ANGGOTA  DPRD DKI Jakarta Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), William Aditya Sarana mempertanyakan anggaran Dinas Pendidikan DKI Jakarta ...

Busyet, PSI Pertanyakan Beli Lem Aibon Rp82 Miliar Ist.
Beritabatavia.com - ANGGOTA  DPRD DKI Jakarta Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), William Aditya Sarana mempertanyakan anggaran Dinas Pendidikan DKI Jakarta untuk pembelian lem Aibon yang mencapai Rp82,8 miliar melalui akun media sosial Twitternya @willsarana.

William menulis menemukan anggaran aneh pembelian lem Aibon senilai Rp82 miliar lebih oleh Dinas Pendidikan DKI Jakarta yang berarti seorang murid akan mendapatkan sebanyak dua kaleng Aibon setiap bulan. Ternyata Dinas Pendidikan mensuplai dua kaleng lem aibon per murid setiap bulannya. Buat apa?, tulis William Selasa malam.

Jika banyak warga net yang melakukan posting ulang atas unggahannya tersebut, William memberikan janjinya membongkar anggaran DKI Jakarta. Kalau banyak yang RT (Ret-tweet), besok pagi saya akan buka-bukaan soal anggaran DKI, kata pria yang juga anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI Jakarta ini.

Berdasarkan laman apbd.jakarta.go.id pagu anggaran itu diusulkan oleh Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Kota Jakarta Barat dengan nama Penyediaan Biaya Operasional Pendidikan Sekolah Dasar Negeri senilai Rp82,8 miliar. Dalam rincian kegiatan itu, dijelaskan anggaran sebanyak itu akan digunakan untuk membeli lem Aibon bagi 37.500 orang selama 12 bulan dengan harga satuannya sebesar Rp184.000.

Dengan demikian, total biaya yang dibutuhkan mencapai Rp82.800.000.000 untuk pembelian lem yang masuk dalam komponen Belanja Alat Tulis Kantor (ATK) tersebut.

Sementara Dinas Pendidikan DKI Jakarta mengaku ada kesalahan pengisian data yang dilakukan pegawai di dokumen rancangan KUA-PPAS 2020 itu. Ini sepertinya salah ketik, kami sedang cek ke semua komponennya untuk diperbaiki, kata Sekretaris Dinas Pendidikan DKI Jakarta Susi Nurhati, Rabu (30/10/2019).

Susi menyatakan, dalam usulan anggaran dinas melalui Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Kota Jakarta Barat itu, item yang diusulkan berupa kertas dan tinta saja dan menegaskan tidak ada pengajuan anggaran untuk pembelian lem aibon. Itu ATK, tapi kami hanya mengusulkan kertas dan tinta saja, ujar anak buah Anies ini.

Ditegaskan, akan menyelidiki pihak yang menginput pembelian lem sebanyak Rp82,8 miliar tersebut. Kami akan cek ke seluruh SDN di Jakarta Barat, kami revisi usulan anggaran itu terakhir hari Jumat (25/10) malam. Dan sekarang juga akan kami cek kembali keseluruhannya, katanya. 0 ERZ


Berita Terpopuler
Rabu, 16 September 2020
Berita Lainnya
Sabtu, 18 Januari 2020
Kamis, 16 Januari 2020
Rabu, 15 Januari 2020
Selasa, 14 Januari 2020
Kamis, 09 Januari 2020
Selasa, 07 Januari 2020
Minggu, 05 Januari 2020
Selasa, 31 Desember 2019
Senin, 30 Desember 2019
Rabu, 11 Desember 2019
Selasa, 10 Desember 2019
Senin, 09 Desember 2019